Indramayu, kabarnusa24.com
Kepala Pasar Jatibarang Baru, Samsuri, menegaskan pihaknya akan segera melakukan pengangkutan sampah hasil aktivitas dan limbah pasar yang menumpuk di area belakang pasar. Komitmen tersebut disampaikan usai meninjau langsung lokasi gunungan sampah pada Minggu (19/4/2026).
Menurut Samsuri, persoalan pengelolaan sampah sebenarnya menjadi tanggung jawab Ikatan Pedagang Pasar (IPP). Namun demikian, pihak pengelola pasar tetap akan turun tangan untuk mempercepat penanganan.
Ketua IPP, Hedy Warkim, menjelaskan bahwa penumpukan sampah terjadi akibat keterbatasan armada pengangkut, terutama saat hari libur. Ia menyebut volume sampah harian tidak sebanding dengan kesiapan armada yang tersedia.
“Kami akan segera mengecek dan melakukan pengangkutan. Hari ini langsung diangkut demi menjaga kesehatan dan kebersihan warga sekitar,” ujarnya.
Untuk mempercepat penanganan, IPP akan mengerahkan petugas lapangan, di antaranya Tadim, Rikha Maulana, dan Sutadi. Pihaknya juga mengakui adanya keluhan warga terkait kondisi tersebut.
Penumpukan sampah di belakang pasar telah memicu protes warga, khususnya di Blok Wangser. Warga menilai hak atas lingkungan yang bersih dan sehat telah terabaikan, serta mendesak pengelola pasar segera mengambil langkah konkret.
Saat ini, armada pengangkut sampah yang tersedia hanya tiga unit, dengan satu unit dalam kondisi rusak. Dua armada yang beroperasi hanya mampu melakukan pengangkutan sekitar tiga kali dalam sehari. Kondisi pasar yang padat, terutama aktivitas pedagang sayur dan buah, serta meningkatnya volume sampah saat hari pasaran, membuat penanganan sampah semakin terkendala.
Akibatnya, sampah terus menumpuk hingga menggunung dan menimbulkan bau tidak sedap yang menyengat.
Pihak pengelola pasar telah mengajukan penambahan armada guna mempercepat penanganan sampah. Warga pun berharap ada keseriusan dan langkah cepat dari pihak terkait agar kondisi kembali bersih dan aktivitas jual beli dapat berjalan nyaman.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Industri (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu, Mardono, merespons cepat persoalan ini. Melalui pesan WhatsApp, ia menyatakan telah menginstruksikan Kepala Pasar dan IPP untuk segera mengangkut sampah yang menumpuk.
“Sudah kami perintahkan agar sampah yang menumpuk segera diangkut,” tegasnya.







