JAKARTA, KABARNUSA24.COM || Masyarakat sering mengeluhkan kurangnya prasarana umum, seperti halte, trotoar, dan lain sebagainya. Beragam keluhan bahkan umpatan terlontar dari mulut mengenai ketidakmampuan pemerintah dalam menyediakan fasilitas publik dalam jumlah yang cukup.
Sayangnya, ketika keinginan masyarakat terwujud kebersihan fasilitas umum, namun tidak ada yang mampu menjaga dan memeliharanya.
Seperti sebuah Halte Bus Trans di sekitar Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta. Sebelumnya halte ini hanya berupa shelter dengan kanopi penutup sederhana yang tidak bisa melindungi calon penumpang yang menunggu ketika hujan deras mengguyur. Begitu pula dengan tempat duduk yang seadanya.
Padahal, keberadaan halte bus ditengah Ibu Kota DKI Jakarta merupakan sarana penunjang penting bagi masyarakat yang setiap hari mengandalkan transportasi umum.
Amanatan Wartawan Rizky Tile dilapangan, Rabu (06/05/26) tampak terlihat tampak mengalami kerusakan di sejumlah bagian dan ditemukan pula aksi vandalisme yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab, dengan mencoret-coret dinding halte menggunakan cat semprot.
Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan, mengingat halte bus merupakan fasilitas umum yang seharusnya dijaga dan dirawat bersama demi kenyamanan seluruh masyarakat.
Tokoh Masyarakat atau dikenal Pengamat Kebijakan Publik dan Sosial Ley Bolon menyayangkan kondisi tersebut. Ia mengatakan bahwa halte-halte bus yang rusak seharusnya segera mendapat perhatian dari pihak terkait apalagi ditengah Kantor Pemerintaan Ibu Kota Jakarta.
Menurutnya, banyak fasilitas halte yang sudah rusak, kumuh dan tidak layak digunakan, sehingga sangat mengganggu kenyamanan warga saat menunggu bus.
Ia berharap pemerintah daerah maupun pengelola Trans Bus dapat segera melakukan perbaikan, agar fasilitas umum ini kembali dapat digunakan dengan aman dan nyaman.
Warga pun berharap, selain adanya perbaikan dari pemerintah, kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas umum juga semakin meningkat.
Dengan perawatan yang baik dan rasa tanggung jawab bersama, halte bus sebagai sarana transportasi publik di Ibu Kota DKI Jakarta dapat tetap terjaga dan memberikan kenyamanan bagi seluruh penggunanya.(Rizky Tile)







