Indramayu, Kabarnusa24.com
Kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu, kembali memunculkan tanda tanya besar setelah nama Aman Yani disebut dalam persidangan oleh terdakwa Ririn Rifanto sebagai pelaku utama. Namun, pengakuan tersebut justru membuka berbagai kejanggalan yang selama ini dialami keluarga Aman Yani.
Dalam dialog bersama Dedi Mulyadi, keluarga mengungkap sejumlah fakta yang dinilai janggal dan memunculkan dugaan adanya upaya pemanfaatan identitas Aman Yani untuk kepentingan tertentu.
Hilang Sejak 2016, Keluarga menyebut Aman Yani telah hilang sejak tahun 2016 dan tidak pernah lagi diketahui keberadaannya. Selama hampir satu dekade, keluarga mengaku kehilangan kontak dengan pensiunan bank tersebut.
Fakta ini menimbulkan pertanyaan publik terkait tuduhan Ririn yang menyebut Aman Yani sebagai dalang pembunuhan. Pasalnya, sosok yang sudah lama menghilang justru tiba-tiba disebut terlibat dalam kasus besar tersebut.
Dugaan Motif Pencairan Dana Pensiun ada Desember 2023, Ririn disebut mendatangi keluarga sambil membawa surat kuasa yang diklaim berasal dari Aman Yani. Dalam pertemuan itu, Ririn meminta keluarga menandatangani dokumen pengalihan ahli waris untuk mencairkan dana pensiun dan gaji terakhir yang masih tersimpan di bank.
Keluarga mengaku mulai curiga karena proses tersebut dinilai tidak lazim, terlebih Aman Yani sendiri tidak pernah muncul secara langsung.
Dugaan Skenario Identitas Palsu, Kejanggalan lain terungkap ketika keluarga menyebut Ririn pernah meminta kakak Aman Yani berpura-pura menjadi Aman Yani untuk keperluan administrasi bank.
Permintaan tersebut memicu dugaan adanya upaya manipulasi identitas demi memuluskan pencairan dana tertentu menggunakan nama Aman Yani.
SMS Misterius, Keluarga juga mengaku sempat menerima pesan singkat yang mengatasnamakan Aman Yani. Namun, setiap kali diajak berbicara melalui sambungan telepon, pengirim selalu menolak dan justru mengarahkan keluarga untuk berkomunikasi dengan Ririn.
Hal itu semakin memperkuat dugaan adanya pihak yang berusaha mengendalikan informasi terkait keberadaan Aman Yani.
Pertanyaan Besar Publik Dalam dialog tersebut, Dedi Mulyadi turut mempertanyakan logika pengalihan ahli waris yang diajukan Ririn.
“Padahal kan belum meninggal,” ujar Dedi Mulyadi.
Pernyataan itu menyoroti kejanggalan proses administrasi yang dilakukan. Jika Aman Yani masih hidup dan mampu memberikan surat kuasa, publik mempertanyakan mengapa ia tidak pernah muncul secara langsung.
Kini, misteri hilangnya Aman Yani menjadi perhatian luas masyarakat Indramayu. Publik mempertanyakan apakah Aman Yani benar terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut, hanya dijadikan kambing hitam, atau justru menjadi korban lain dalam rangkaian peristiwa yang belum terungkap.






