DaerahKriminal

Meteran Air PDAM Marak Dicuri, Warga Indramayu Resah dan Desak Pelaku Segera Ditangkap

7
×

Meteran Air PDAM Marak Dicuri, Warga Indramayu Resah dan Desak Pelaku Segera Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Meteran Air PDAM Marak Dicuri, Warga Indramayu Resah dan Desak Pelaku Segera Ditangkap

 

Indramayu, Kabarnusa24.com

Warga Kabupaten Indramayu dibuat resah akibat maraknya aksi pencurian meteran air PDAM dalam beberapa bulan terakhir. Kasus ini dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Jatibarang, Lohbener, Paoman, Kalimati, Widasari, hingga berbagai pelosok desa lainnya.

Aksi pencurian tersebut tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat. Para korban harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pemasangan kembali meteran air yang hilang. Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, beban tersebut dinilai sangat memberatkan warga.

Keresahan masyarakat semakin meningkat karena hingga kini pelaku belum juga berhasil ditangkap. Padahal, di beberapa lokasi, aksi pencurian telah terekam jelas oleh kamera CCTV milik warga.

“Sudah ada rekaman CCTV, tapi sampai sekarang belum terdengar ada pelaku yang ditangkap. Warga jadi bertanya-tanya kenapa pelaku begitu sulit diringkus,” ujar salah seorang warga.

Selain menimbulkan kerugian finansial, aksi pencurian meteran air juga membuat warga merasa waswas, terutama saat malam hari. Masyarakat khawatir aksi serupa terus berulang apabila tidak ada tindakan tegas dari pihak terkait.

Warga pun mendesak PDAM Tirta Darma Ayu agar segera berkoordinasi secara intensif dengan Polres Indramayu untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Penyelidikan dinilai perlu dilakukan hingga ke jaringan penadah barang hasil curian, sehingga rantai penjualan dapat diputus dan aksi pencurian tidak terus berulang.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengaktifkan kembali kegiatan siskamling serta memasang pengaman tambahan pada meteran air, seperti kerangkeng besi atau cor semen permanen, guna meminimalisasi aksi pencurian.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin