BANDUNG – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat resmi menyelenggarakan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2025 di Grand Pasundan Convention Hotel, Kota Bandung, pada Rabu (13/5/2026). Acara ini menjadi momentum krusial bagi organisasi untuk mengevaluasi kinerja tahun lalu sekaligus menyusun strategi besar menghadapi agenda otomotif di tahun 2026.
Ketua Pengprov IMI Jawa Barat, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, menegaskan bahwa Rakerprov ini bertujuan untuk mematangkan jadwal rutin mulai dari ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas), Kejuaraan Daerah (Kejurda), hingga berbagai event klub.
Fokus Prestasi: Menuju PON dan Porprov
Dalam sesi wawancara, Daniel menyoroti pentingnya peningkatan prestasi atlet balap Jawa Barat. Salah satu target jangka pendek yang paling signifikan adalah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang diharapkan melahirkan atlet-atlet lokal potensial.
”Harapan saya dan seluruh insan otomotif, Jawa Barat bisa menjadi juara umum untuk keempat kalinya secara berturut-turut di ajang PON mendatang,” ujar Daniel. Ia menambahkan bahwa pada PON sebelumnya di Sumatera Utara, IMI Jabar berhasil menyumbangkan dua medali emas, dan ia optimistis torehan tersebut bisa melampaui target sebelumnya.
Visi Sosial: IMI Sebagai Rumah Generasi Muda
Di luar urusan lintasan balap, Daniel membawa visi agar IMI Jabar menjadi organisasi yang lebih inklusif dan memiliki peran sosial yang kuat. Beliau ingin IMI berfungsi sebagai wadah penyelamatan bagi generasi milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha.
”Anak muda akan lebih mudah didekati melalui apa yang mereka sukai, dan otomotif adalah salah satunya,” jelasnya. Daniel berharap IMI tidak hanya dikenal sebagai organisasi olahraga, tetapi juga menjadi “rumah besar” yang mampu membimbing dan mengarahkan energi positif anak muda di Jawa Barat.
Pelaksanaan yang Objektif
Sebagai regulator otomotif di daerah, IMI Jabar berkomitmen untuk memastikan setiap gelaran, terutama Porprov, berjalan dengan sukses, lancar, dan objektif. Dengan tema “Standing and Growing Together: Jabar Sauyunan Keur Jabar Juara Jabar Istimewa”, Rakerprov ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas internal organisasi.







