Daerah

Ketua STAI Siliwangi Bandung: Partisipasi Mahasiswa di ICSM Malaysia Adalah Bukti Nyata Kualitas Institusi di Level Internasional

31
×

Ketua STAI Siliwangi Bandung: Partisipasi Mahasiswa di ICSM Malaysia Adalah Bukti Nyata Kualitas Institusi di Level Internasional

Sebarkan artikel ini
Ketua STAI Siliwangi Bandung: Partisipasi Mahasiswa di ICSM Malaysia Adalah Bukti Nyata Kualitas Institusi di Level Internasional
Oplus_131072

KUALA LUMPUR – STAI Siliwangi Bandung kembali mencatatkan prestasi membanggakan di level internasional. Dua mahasiswa terbaiknya, Risman Mulyana (Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Semester 6) dan Aisyah Habibillah (Prodi Pendidikan Agama Islam, Semester 2), resmi menjadi delegasi dalam ajang bergengsi International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 5 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

​Keikutsertaan mereka bukan sekadar partisipasi biasa, melainkan representasi dari kualitas akademik dan visi besar kampus dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global.

Ketua STAI Siliwangi Bandung, Dr. Clara Vidhia, ST., MT., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini. Menurutnya, kehadiran Risman dan Aisyah di forum lintas negara tersebut membuktikan bahwa mahasiswa STAI Siliwangi memiliki kompetensi yang sejajar dengan mahasiswa dari berbagai belahan dunia.

BACA JUGA:  Rio Septiandri Antar Atlet Karate Lampung Utara Raih Prestasi Nasional di Kejurnas PB FORKI & Piala Gubernur Riau III 2025 Pekanbaru, 19 Mei 2025 — Di bawah kepemimpinan Rio Septiandri, SH selaku Ketua FORKI Kabupaten Lampung Utara, pembinaan atlet karate mulai menunjukkan hasil yang membanggakan. Salah satunya ditorehkan oleh Shoke, atlet muda dari Perguruan GOJU ASS Lampung Utara, yang sukses meraih medali perunggu dalam kategori kata perorangan junior putra pada ajang Kejuaraan Nasional Karate Piala Ketua Umum PB FORKI & Piala Gubernur Riau III Tahun 2025, yang berlangsung di GOR Gelanggang Remaja, Pekanbaru, Riau, pada 16–18 Mei 2025. Ajang ini diikuti oleh 1.025 atlet dari 27 provinsi dan 24 perguruan anggota PB FORKI, menjadikannya salah satu kejuaraan karate terbesar dan paling kompetitif di Indonesia. Kejuaraan dibuka oleh Ketua Umum PB FORKI, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, yang menekankan pentingnya Kejurnas sebagai ajang penjaringan atlet-atlet potensial menuju SEA Games dan Kejuaraan Asia Tenggara (SEAKF). Sebelum keberangkatan, para atlet Lampung Utara dilepas secara resmi oleh Rio Septiandri, SH. Dalam arahannya, Rio mengingatkan pentingnya menjaga semangat juang dan menjunjung tinggi sportivitas demi nama baik daerah. > “Prestasi ini bukan hanya milik Shoke, tapi milik seluruh masyarakat Lampung Utara. Ini menjadi bukti bahwa anak daerah kita punya daya saing tinggi di level nasional. Kami akan terus memperkuat pembinaan agar lebih banyak lagi atlet Lampung Utara yang mengharumkan nama daerah,” ujar Rio Septiandri, SH., dengan penuh semangat. Dalam pertandingan, Shoke menunjukkan ketangguhan luar biasa dengan mengalahkan pesaing dari provinsi-provinsi kuat seperti NTB, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, hingga tuan rumah Riau, sebelum memastikan posisi ketiga nasional. Prestasi ini menjadi bukti nyata hasil pembinaan berkelanjutan oleh FORKI Lampung Utara di bawah kepemimpinan Rio Septiandri, SH. Tak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Shoke, keberhasilan ini juga membangkitkan semangat generasi muda karateka di Bumi Ragem Tunas Lampung. “Keberhasilan ini adalah awal dari langkah besar. Kami ingin Lampung Utara dikenal sebagai gudang atlet karate berbakat, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambah Rio. ---

​”Pencapaian ini bukan sekadar keberhasilan individu, tetapi representasi kualitas institusi. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa STAI Siliwangi Bandung memiliki kapasitas akademik, kemampuan adaptasi, serta kompetensi yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Dr. Clara Vidhia dalam keterangannya.

​Sejalan dengan visi internasionalisasi, pihak Ketua STAI Siliwangi Bandung menegaskan bahwa momentum ini akan dijadikan pijakan untuk langkah-langkah strategis jangka panjang. Dr. Clara memaparkan tiga pilar utama yang akan diperkuat oleh kampus:

• ​Perluasan Jejaring: Memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan global.

• ​Peningkatan Kompetensi: Mengakselerasi kemampuan bahasa asing serta kompetensi global bagi mahasiswa maupun dosen.

• ​Budaya Akademik: Membuka lebih banyak kegiatan akademik bertaraf internasional agar menjadi budaya yang berkelanjutan.

​Keberhasilan Risman dan Aisyah diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk berani melangkah ke panggung dunia. Kampus berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan terukur melalui sistem pembinaan yang lebih intensif.

​”Ke depan, kami akan memperkuat pendampingan mahasiswa, pelatihan kepemimpinan global, serta penguatan bahasa asing. Kami ingin memastikan lebih banyak lagi mahasiswa yang memiliki kesiapan dan kepercayaan diri untuk berkiprah di tingkat internasional,” tambah Dr. Clara.

​Partisipasi dalam ICSM Batch 5 ini menjadi sinyal kuat bahwa STAI Siliwangi Bandung terus bertransformasi menjadi lingkungan pendidikan yang terbuka, kolaboratif, dan berwawasan global, tanpa meninggalkan identitas keislaman yang kokoh.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin