KUALA LUMPUR – STAI Siliwangi Bandung kembali mencatatkan prestasi membanggakan di level internasional. Dua mahasiswa terbaiknya, Risman Mulyana (Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Semester 6) dan Aisyah Habibillah (Prodi Pendidikan Agama Islam, Semester 2), resmi menjadi delegasi dalam ajang bergengsi International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 5 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.
Keikutsertaan mereka bukan sekadar partisipasi biasa, melainkan representasi dari kualitas akademik dan visi besar kampus dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global.
Ketua STAI Siliwangi Bandung, Dr. Clara Vidhia, ST., MT., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini. Menurutnya, kehadiran Risman dan Aisyah di forum lintas negara tersebut membuktikan bahwa mahasiswa STAI Siliwangi memiliki kompetensi yang sejajar dengan mahasiswa dari berbagai belahan dunia.
”Pencapaian ini bukan sekadar keberhasilan individu, tetapi representasi kualitas institusi. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa STAI Siliwangi Bandung memiliki kapasitas akademik, kemampuan adaptasi, serta kompetensi yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Dr. Clara Vidhia dalam keterangannya.
Sejalan dengan visi internasionalisasi, pihak Ketua STAI Siliwangi Bandung menegaskan bahwa momentum ini akan dijadikan pijakan untuk langkah-langkah strategis jangka panjang. Dr. Clara memaparkan tiga pilar utama yang akan diperkuat oleh kampus:
• Perluasan Jejaring: Memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan global.
• Peningkatan Kompetensi: Mengakselerasi kemampuan bahasa asing serta kompetensi global bagi mahasiswa maupun dosen.
• Budaya Akademik: Membuka lebih banyak kegiatan akademik bertaraf internasional agar menjadi budaya yang berkelanjutan.
Keberhasilan Risman dan Aisyah diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk berani melangkah ke panggung dunia. Kampus berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan terukur melalui sistem pembinaan yang lebih intensif.
”Ke depan, kami akan memperkuat pendampingan mahasiswa, pelatihan kepemimpinan global, serta penguatan bahasa asing. Kami ingin memastikan lebih banyak lagi mahasiswa yang memiliki kesiapan dan kepercayaan diri untuk berkiprah di tingkat internasional,” tambah Dr. Clara.
Partisipasi dalam ICSM Batch 5 ini menjadi sinyal kuat bahwa STAI Siliwangi Bandung terus bertransformasi menjadi lingkungan pendidikan yang terbuka, kolaboratif, dan berwawasan global, tanpa meninggalkan identitas keislaman yang kokoh.







