DPC PDI Perjuangan Lumajang Gelar Rakor Bahas Pelantikan Pengurus PAC dan Penguatan Kaderisasi Anak Muda
Lumajang, kabarnusa 24.Com.Minggu,17/5/2026.–PDI Perjuangan melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Lumajang menggelar rapat koordinasi (rakor) guna membahas persiapan pelantikan pengurus tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, Supratman mengatakan, saat ini partainya memprioritaskan konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah menjelang pelantikan pengurus PAC yang dijadwalkan pada 7 Juni 2026.
“Untuk bimbingan teknis (bimtek) sementara ditunda terlebih dahulu. Saat ini yang paling penting adalah pelantikan pengurus PAC yang akan dilaksanakan pada 7 Juni 2026,” ujar Supratman saat memberikan keterangan dalam rakor tersebut.
Ia menjelaskan, pengurus partai harus memiliki fondasi organisasi yang kuat melalui konsep “lima mantap”, yakni mantap organisasi, kader, program, serta sumber daya yang menjadi bagian penting dalam penguatan struktur partai.
Menurutnya, tahapan yang sedang berjalan saat ini masih fokus pada penguatan organisasi, mulai dari tingkat pusat hingga anak ranting.
“Setelah pelantikan pengurus PAC atau hasil musyawarah anak cabang selesai, maka tahapan berikutnya adalah menyelesaikan kepengurusan di tingkat ranting atau desa, kemudian dilanjutkan pembentukan anak ranting,” katanya.
Supratman menegaskan, PDI Perjuangan membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terlibat dalam dunia politik dan demokrasi, termasuk memberikan kuota khusus bagi perempuan dan kader muda di setiap struktur kepengurusan.
“Anak muda harus melek politik dan memahami demokrasi, karena keputusan politik hari ini akan menentukan masa depan mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam struktur kepengurusan partai di tingkat cabang, PAC, hingga ranting, diwajibkan terdapat keterwakilan kader berusia di bawah 35 tahun serta kuota 30 persen perempuan.
Bahkan, kata dia, remaja usia 16 tahun sudah dapat bergabung dan belajar berorganisasi melalui berbagai program pembinaan yang disiapkan partai.
Sebagai upaya pengembangan kapasitas generasi muda, DPC PDI Perjuangan Lumajang juga membuka berbagai kelas pelatihan atau “open class” secara gratis setiap pekan. Program tersebut meliputi pelatihan public speaking, content creator, MC, hingga dirigen.
“Kegiatan open class dilaksanakan setiap hari Sabtu di kantor DPC. Pagi hingga siang diisi pelatihan pengembangan keterampilan, sedangkan sore harinya ada kegiatan seni tari,” katanya.
Menurut Supratman, program tersebut menjadi salah satu langkah untuk mengurangi kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda di Kabupaten Lumajang.
“Kami ingin memberikan ruang positif bagi anak-anak muda untuk belajar, mengasah bakat, dan memiliki kesibukan yang bermanfaat. Semua kegiatan ini gratis,” ujarnya.
Ia berharap, peserta yang memiliki kemampuan dan dinilai layak tampil nantinya akan diberikan kesempatan mengisi berbagai kegiatan atau panggung hiburan yang digelar partai maupun masyarakat.
“Sekarang mencari MC profesional di Lumajang saja sudah cukup sulit. Karena itu kami ingin menyiapkan anak-anak muda agar punya keterampilan dan bisa mandiri secara ekonomi tanpa harus bergantung menjadi pegawai pemerintahan,” ucapnya.
Melalui program tersebut, lanjut Supratman, partai ingin mencetak generasi muda yang kreatif, mandiri, dan memiliki kemampuan bersaing di tengah perkembangan zaman.(D.S)







