Nasional

Diduga Pejabat Kecamatan Joglo JakBar Tak Peduli Bersih Lingkungan, Kondisi Air Selokan Got Depan TPU Mampet

9
×

Diduga Pejabat Kecamatan Joglo JakBar Tak Peduli Bersih Lingkungan, Kondisi Air Selokan Got Depan TPU Mampet

Sebarkan artikel ini
Diduga Pejabat Kecamatan Joglo JakBar Tak Peduli Bersih Lingkungan, Kondisi Air Selokan Got Depan TPU Mampet

JAKARTA, KABARNUSA24.COM || Jika seseorang kurang memperhatikan estetika dan ramah terhadap lingkungan tentu akan berakibat pada hal yang cukup besar bahkan bisa berdampak buruk bagi kelangsungan makhluk hidup lainnya.

Seperti halnya terlihat amanatan Wartawan dilapangan, Senin (18/05/26) sejumlah pengguna jalan yang melintas di jalan M Muchtar Joglo Jakarta Barat tepatnya depan Pemakaman Umum mengeluh dampak dari meluapnya selokan got yang diduga akibat penumpukan sampah yang menutupi saluran irigasi.

Kondisi yang terjadi ini, sudah berangsur mengganggu aktivitas warga sehari-hari sejak sebulan terakhir atau sejak sebelum bulan puasa kemarin. Kendati demikian persoalan ini tampaknya belum juga mendapat perhatian dari Kelurahan ataupun Kecamatan setempat.

Saluran selokan got air tersebut terjadi penyumbatan alias mampet. Ironisnya, meski keberadaan jalan ini berantakan, kotor dan kumuh malah dibiarkan pejabat instansi setempat.

“Kalau melewati jalan di sini kotor dan kumuh. Sudah gituh jalannya menyempit karena banyak kendaraan antri untuk melintasi jalan tersebut. Menjijikan dan jorok sekali karena air dari genangan got yang mampet itu.” ujarnya warga sekitar kepada Wartawan saat dimintai keterangan.

Lebih lanjut ia mengatakan, “di sini hujan tidak hujan ya air dari selokan itu selalu keluar sampai ke jalan raya. Bahkan pernah terjadi saat bulan puasa kemarin hujan turun dan airnya sampai masuk ke toko tempat usaha disini dengan ketinggian air dari jalan raya hampir setinggi lutut orang dewasa,” ungkapnya.

Tambah ia menjelaskan, “Saya dan warga disini ingin masalah ini segera ada penanganan. Agar tidak menjadi persoalan yang lebih meluas seperti halnya jadi tempat sarang penyakit. Heran juga saya pekerja PPSU dan SDA pada kemana iya?” ujarnya.(Rizky Tile)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin