Daerah

Pendopo Arya Wiraraja Jadi Saksi Wisuda 223 Siswa Qurani SMPN 4 Lumajang

15
×

Pendopo Arya Wiraraja Jadi Saksi Wisuda 223 Siswa Qurani SMPN 4 Lumajang

Sebarkan artikel ini
Pendopo Arya Wiraraja Jadi Saksi Wisuda 223 Siswa Qurani SMPN 4 Lumajang

Pendopo Arya Wiraraja Jadi Saksi Wisuda 223 Siswa Qurani SMPN 4 Lumajang

 

LUMAJANG,Kabarnusa24.Com.Senin,25/5/2026— Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Kamis (22/5/2026). Sebanyak 223 siswa SMPN 4 Lumajang mengikuti kegiatan Uji Publik dan Khatmil Qur’an Metode Tartilul Qur’an dan Tahfidzul Qur’an.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lumajang Indah Amperawati, Anggota DPRD Komisi D Lumajang Supratman, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang Ahmad Wahyudi, Ketua PCNU Lumajang Dr. H. Mohammad Darwis, M.Pd.I., Ketua Komite SMPN 4 Lumajang Edi, S.Pd., para kepala sekolah SMP negeri se-Kabupaten Lumajang, Ketua PPQNU Lumajang Ustadz Widi Susanto, S.Pd., para guru, orang tua, serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan wisuda Al-Qur’an tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi sekolah terhadap kemampuan siswa dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an melalui metode Tartilul Qur’an dan Tahfidzul Qur’an.

Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam sambutannya mengapresiasi langkah SMPN 4 Lumajang yang dinilai mampu mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter religius siswa.

“Anak-anak hari ini tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter dan akhlak yang baik. Program tahfidz dan tartil seperti ini menjadi bekal penting bagi generasi muda,” ujar Indah.

Ia berharap program serupa dapat terus dikembangkan di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Lumajang sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan.

Kepala SMPN 4 Lumajang Mamik Styowati, M.Pd., mengatakan kegiatan uji publik dan khatmil Qur’an merupakan agenda tahunan sekolah dalam membina siswa agar mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar.

“Ini bukan hanya tentang wisuda, tetapi tentang proses pembentukan karakter siswa agar menjadi generasi Qurani yang disiplin, berakhlak, dan berprestasi,” kata Mamik.

Sementara itu, Ketua PPQNU Lumajang Ustadz Widi Susanto, S.Pd., menyebut antusiasme siswa dalam mengikuti program tahfidz menunjukkan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya mempelajari Al-Qur’an.

“Program ini menjadi bukti bahwa pendidikan Al-Qur’an dapat berjalan berdampingan dengan pendidikan formal. Kami berharap para siswa terus menjaga hafalannya dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sebanyak 223 siswa mengikuti wisuda tersebut, terdiri atas peserta kategori Tahfidzul Qur’an dan Tartilul Qur’an. Untuk kategori Tahfidzul Qur’an tercatat 119 siswa dengan capaian hafalan Juz 30, Juz 29, hingga juz 1–15. Sementara kategori Tartilul Qur’an diikuti 107 siswa.

Suasana haru tampak ketika para siswa menjalani uji publik hafalan dan bacaan Al-Qur’an di hadapan penguji serta para tamu undangan. Tidak sedikit orang tua yang terlihat bangga menyaksikan putra-putri mereka menerima penghargaan atas capaian tersebut.

Melalui kegiatan yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja itu, SMPN 4 Lumajang berharap mampu melahirkan generasi muda yang religius, berprestasi, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin