Kabarnusa24.com ,Palembang _ Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027 Drs. Sugiyono, MM selaku Kepala SMA Negeri 3 Palembang yang merangkap jabatan sebagai Plt Kepala SMA Negeri 1 Palembang diduga meloloskan siswa siluman.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Eksekutif Sriwijaya Corruption Watch (SCW) M. Sanusi AS, SH. MH kepada beberapa wartawan pada Senin (08/06/2026).
Dalam statemennya Sanusi menyampaikan, siswa siluman yang diloloskan oleh Sugiyono memiliki NISN 8 (delapan) digit angka. Padahal sudah diatur oleh Kemendikbud bahwa, setiap NISN itu jumlahnya wajib 10 (sepuluh) digit angka.
Sanusi juga menyebut, siswa siluman yang diloloskan masuk ke SMA Negeri 1 Palembang itu nama asal SMP-nya tertulis “SMP dalam kota” berbeda dengan siswa lain nama asal SMP-nya tertulis dengan jelas.

“Disini secara kasat mata terlihat, penulisan asal SMP dan NISN-nya berbeda dengan siswa-siswa yang lain,” ujar Sanusi.
Ia juga menegaskan, SPMB di SMA Negeri 1 Palembang dinilai cacat hukum. Masalahnya, diduga kuat terdapat indikasi permainan dibalik kepentingan.
Misalnya, ada siswa yang mendaftar diverifikasi oleh Panitia Pendaftaran (Panpel) bisa lolos hanya dalam waktu 3 (tiga) menit.
“Tolonglah mereka !!, banyak siswa yang memiliki predikat dan prestasi yang baik, tapi tidak bisa masuk karena di zholimi oleh orang-orang yang punya kepentingan,” imbuhnya.
Saat disinggung wartawan terkait Sugiyono menjabat Plt Kepala SMA Negeri 1 Palembang lebih dari dua periode (6 bulan), dengan tegas Sanusi mengatakan, hal ini patut dicurigai dan harus ada ketegasan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.
“Saya yakin ini ada kongkalikong, buktinya Sugiyono hingga sekarang masih menjabat Plt. Itu artinya sudah di kondisikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Ada apa dan siapa sebenarnya Sugiyono ini,?,” tutup pembicaraan Sanusi dengan nada kesal.
Terkait kebenaran yang di sampaikan oleh Sanusi, wartawan melakukan konfirmasi melalui pesan whatsapp Sugiyono dengan nomor 08136388xxxx namun sangat disayangkan, sesering apapun wartawan melakukan konfirmasi tidak mungkin ditanggapi.
Karena selama ini Sugiyono selaku Kepala SMA Negeri 3 Palembang yang baru dilantik menjadi Kepala SMA Negeri 1 Palembang terkesan anti wartawan.







