Indramayu, kabarnusa24.com
Di balik semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Indramayu, terselip kisah mengharukan dari seorang pedagang es dawet keliling.
Robi (43), pedagang es dawet asal Magelang yang telah merantau ke Indramayu sejak 2012, tak menyangka sebanyak 100 cup es dawet dagangannya diborong hingga habis dalam waktu sekitar satu hingga dua jam.
Sehari-hari, Robi berkeliling menjajakan es dawet di wilayah Desa Sukaurip, Desa Singaraja, hingga kawasan Pantai Balongan Indah. Biasanya, dagangannya tidak selalu habis. Namun pada peringatan Hari Bhayangkara kali ini, ia merasakan keberkahan yang berbeda.
Seluruh dagangannya ludes terjual, sehingga Robi dapat pulang lebih awal untuk berkumpul bersama istri, tiga anak, serta keluarganya.
Usaha berjualan es dawet menjadi sumber penghidupan utama bagi Robi. Dari gerobak sederhana itulah ia menafkahi keluarganya, bahkan kini telah memiliki cucu.
Polres Indramayu menyampaikan bahwa keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan bagian dari upaya menghadirkan perayaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.







