PANDAN, 7 Juli 2026 –Kabarnusa24.com)Video yang diunggah anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, Ardino Tarihoran, mendadak viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia melontarkan kritik keras kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah karena bantuan bagi masyarakat terdampak bencana dinilai belum juga terealisasi meski telah berulang kali dijanjikan.
Dengan nada tegas, Ardino mempertanyakan komitmen pemerintah daerah yang hingga memasuki awal Juli 2026 belum juga menyalurkan bantuan kepada warga yang telah didata. Menurutnya, masyarakat sudah terlalu lama menunggu kepastian, sementara janji demi janji terus disampaikan tanpa realisasi yang jelas.
“Rakyat tidak butuh pidato, tidak butuh teori, tidak butuh spanduk. Yang dibutuhkan masyarakat hari ini adalah bantuan yang benar-benar sampai ke tangan korban,” tegas Ardino dalam video yang kini ramai dibagikan di berbagai platform media sosial.
Ia juga menyoroti dugaan adanya persoalan dalam proses pendataan penerima bantuan. Ardino meminta pihak-pihak yang bertanggung jawab segera menuntaskan persoalan tersebut dan tidak mempermainkan hak masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit.
Dalam pernyataannya, Ardino mengingatkan agar pemerintah tidak menganggap remeh kekecewaan masyarakat. Ia menilai keterlambatan penyaluran bantuan berpotensi memicu hilangnya kepercayaan publik apabila tidak segera diselesaikan secara transparan dan bertanggung jawab.
Tidak hanya itu, Ardino secara terbuka meminta agar spanduk-spanduk berisi janji kepada masyarakat dicopot apabila tidak diiringi tindakan nyata. Menurutnya, simbol dan slogan tidak akan mampu mengenyangkan perut rakyat maupun meringankan penderitaan korban bencana.
Ia juga menyerukan kepada seluruh aparatur pemerintahan agar tetap memegang teguh integritas. Dalam video tersebut, Ardino mengajak para pejabat untuk berani mengingatkan bahkan menolak perintah yang dinilai bertentangan dengan kepentingan masyarakat dan prinsip pemerintahan yang baik.
Sebagai wakil rakyat, Ardino menegaskan dirinya akan terus mengawal proses pencairan bantuan hingga benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Ia mengaku siap menghadapi berbagai konsekuensi politik demi memperjuangkan hak warga.
Video tersebut kini menjadi perbincangan luas di media sosial dan memicu beragam respons dari masyarakat. Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terkait kritik yang disampaikan Ardino Tarihoran maupun mengenai perkembangan realisasi bantuan yang dipersoalkan dalam video tersebut.
(Hasanuddingulo)







