DaerahUMKM

Gas Melon Langka, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu, Pedagang Kecil di Indramayu Kian Terhimpit

4
×

Gas Melon Langka, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu, Pedagang Kecil di Indramayu Kian Terhimpit

Sebarkan artikel ini
Gas Melon Langka, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu, Pedagang Kecil di Indramayu Kian Terhimpit

 

Indramayu, kabarnusa24.com Kelangkaan LPG 3 kilogram (kg) semakin dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu. Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan warga, tetapi juga berdampak langsung terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengandalkan gas melon untuk menjalankan usahanya.

Yani, seorang penjual nasi kuning di Kecamatan Jatibarang, mengaku harus berkeliling dari satu warung ke warung lainnya demi mendapatkan tabung LPG 3 kg agar tetap bisa berjualan. Selain sulit diperoleh, harga gas bersubsidi itu juga mengalami kenaikan.

“Kalau dapat pun harganya sekarang sekitar Rp25.000 per tabung,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Mang Kus, penjual gorengan keliling. Ia mengatakan stok LPG 3 kg di warung-warung semakin sulit ditemukan, sehingga aktivitas usahanya ikut terganggu.

Sementara itu, di beberapa wilayah lain seperti Kecamatan Haurgeulis, harga LPG 3 kg di tingkat pengecer bahkan dilaporkan mencapai Rp30.000 per tabung. Kenaikan harga tersebut semakin membebani pedagang kecil yang juga harus menghadapi meningkatnya biaya bahan baku.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk menormalkan distribusi dan memastikan pasokan LPG 3 kg kembali tersedia dengan harga sesuai ketentuan, sehingga tidak semakin memberatkan warga dan pelaku usaha kecil.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin