Nasional

Aksi Damai Sempat Memanas di DPR, Massa Bubar Setelah Diberikan Komitmen Penyelesaian RUU Perampasan Aset

6
×

Aksi Damai Sempat Memanas di DPR, Massa Bubar Setelah Diberikan Komitmen Penyelesaian RUU Perampasan Aset

Sebarkan artikel ini
Aksi Damai Sempat Memanas di DPR, Massa Bubar Setelah Diberikan Komitmen Penyelesaian RUU Perampasan Aset
Foto : Dok.Ist

JAKARTA, KABARNUSA24.COM
Ratusan elemen masyarakat dari berbagai kalangan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/08/26).

Sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa dari berbagai daerah telah melakukan persiapan menjelang aksi tersebut.

Mulai dari desakan pengesahan RUU Perampasan Aset dan pemberantasan korupsi hingga persoalan harga kebutuhan pokok, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan evaluasi program pemerintah.

Sedikitnya empat kelompok telah dikaitkan dengan rencana aksi di kawasan DPR, yakni Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), serta Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4).

AMPB menjadi salah satu kelompok yang lebih dulu tiba di Jakarta. Mereka telah berada di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, sejak Jumat (27/08/26).

Amanatan Wartawan dilapangan, sekitar pukul 19.00. wib, massa beberapa kali berupaya merangsek masuk gedung DPR dengan mematahkan pagar besi.


Aksi Damai Sempat Memanas di DPR, Massa Bubar Setelah Diberikan Komitmen Penyelesaian RUU Perampasan Aset
Foto : Dok.Ist

Mereka datang setelah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) melakukan demonstrasi yang meninggalkan lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, setelah melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI.

Massa yang masih bertahan hingga saat ini membakar tumpukan sampah sehingga asap mebumbung tinggi di tengah kerumunan.

Usai pembacaan surat komitmen pimpinan DPR RI terkait penyelesaian RUU Perampasan Aset di hadapan massa, para pendemo memutuskan untuk angkat kaki dari sana dan membubarkan diri secara tertib.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin