PANDAN, 1 September 2026 —Kabarnusa24.com)Keluarga besar SMA Negeri 1 Matauli Pandan menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya salah seorang tenaga pendidik, Ibu Hermiati Tobing, dalam usia 54 tahun.
Kepergian almarhumah menjadi kabar duka yang mendalam bagi seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Matauli Pandan. Sosok Hermiati Tobing selama ini merupakan bagian dari keluarga besar sekolah yang turut memberikan pengabdian dalam dunia pendidikan.
Sebagai tenaga pendidik, almarhumah telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya. Dedikasi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian beliau di lingkungan SMA Negeri 1 Matauli Pandan.
Kepergian almarhumah meninggalkan duka dan kehilangan yang mendalam, khususnya bagi keluarga, rekan-rekan sejawat, serta seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Matauli Pandan yang selama ini mengenal dan bekerja bersama beliau.
Bagi lingkungan sekolah, Hermiati Tobing bukan sekadar seorang tenaga pendidik, tetapi juga bagian dari keluarga besar yang telah memberikan kontribusi dalam mendukung proses pendidikan dan pembentukan generasi penerus.
Ketulusan dalam menjalankan tugas serta pengabdian beliau dalam mendidik dan membimbing generasi muda akan menjadi kenangan yang berharga. Berbagai kebaikan dan dedikasi yang telah diberikan semasa hidup diharapkan senantiasa dikenang oleh seluruh pihak yang pernah mengenal almarhumah.
Keluarga besar SMA Negeri 1 Matauli Pandan turut merasakan kehilangan atas berpulangnya almarhumah. Namun, di tengah suasana duka, seluruh keluarga besar sekolah berusaha untuk menguatkan dan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Melalui ungkapan belasungkawa, keluarga besar SMA Negeri 1 Matauli Pandan menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhumah Hermiati Tobing. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
Keluarga besar SMA Negeri 1 Matauli Pandan juga memanjatkan doa agar Tuhan Yang Maha Esa mengampuni segala kesalahan dan kekhilafan almarhumah selama menjalani kehidupan di dunia.
Semoga seluruh amal kebaikan, pengabdian, dan ketulusan almarhumah selama hidup diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa. Semoga pula almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya serta memperoleh kedamaian dan pengampunan.
Pengabdian seorang pendidik memiliki arti penting dalam perjalanan kehidupan generasi penerus. Apa yang telah diberikan Hermiati Tobing selama menjadi bagian dari dunia pendidikan diharapkan menjadi warisan kebaikan yang terus dikenang dan memberikan inspirasi bagi lingkungan di sekitarnya.
Keluarga besar SMA Negeri 1 Matauli Pandan percaya bahwa jasa dan pengabdian seseorang tidak akan hilang begitu saja. Kebaikan yang telah ditanamkan semasa hidup akan selalu menjadi bagian dari kenangan orang-orang yang pernah berinteraksi dan bekerja bersama almarhumah.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, keluarga besar SMA Negeri 1 Matauli Pandan menyampaikan doa dan penguatan agar diberikan ketabahan, keikhlasan, serta kekuatan dalam melewati masa berkabung. Semoga setiap kenangan baik bersama almarhumah dapat menjadi penghiburan bagi keluarga.
Kepergian Hermiati Tobing menjadi kehilangan bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Matauli Pandan. Namun, semangat pengabdian, ketulusan, dan dedikasi beliau akan terus dikenang sebagai bagian dari perjalanan sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada generasi penerus bangsa.
Selamat jalan, Ibu Hermiati Tobing. Semoga Tuhan Yang Maha Esa mengampuni segala kesalahan dan kekhilafan, menerima seluruh amal dan pengabdian, serta menempatkan almarhumah di tempat terbaik di sisi-Nya. Jasa dan pengabdianmu akan selalu kami kenang.
(Hasanuddingulo)







