Golkar Bidik Tambahan Kursi di Lumajang, Nur Purnamasidi Tekankan Kepercayaan Rakyat
LUMAJANG — Partai Golkar menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif di Kabupaten Lumajang, DPRD Jawa Timur, hingga DPR RI. Anggota DPR RI H. Muhamad Nur Purnamasidi menegaskan, target politik tersebut hanya dapat dicapai jika kader mampu memperkuat organisasi sekaligus merebut kepercayaan masyarakat.
Pesan itu disampaikan Nur Purnamasidi dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar yang digelar di Kabupaten Lumajang. Salah satu kegiatan berlangsung di Gedung DPD Golkar, Jalan Veteran, melalui agenda jalan santai yang melibatkan kader dan masyarakat.
Selain jalan santai, peringatan HUT Golkar juga diisi pertandingan sepak bola, donor darah, serta penjualan paket sembako seharga Rp50.000.
Nur Purnamasidi mengatakan, momentum hari lahir Golkar setiap 20 Oktober harus dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kedekatan partai dengan masyarakat. Menurut dia, penguatan struktur partai perlu berjalan beriringan dengan upaya memperluas dukungan publik.
Golkar Bidik Minimal Dua Kursi di Setiap Dapil Lumajang
Di Kabupaten Lumajang, Golkar memasang target ambisius. Partai berlambang pohon beringin itu membidik sedikitnya dua kursi DPRD dari masing-masing daerah pemilihan (dapil).
Dengan tujuh dapil di Lumajang, target tersebut menuntut kerja politik yang terencana, konsolidasi kader yang berkelanjutan, serta penguatan organisasi hingga tingkat bawah.
Namun, penambahan kursi legislatif tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan struktur partai. Kader juga dituntut mampu menyerap aspirasi warga dan menghadirkan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Keterwakilan di DPRD, pada akhirnya, harus diikuti kemampuan memperjuangkan kepentingan publik melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan pemerintahan.
Jember–Lumajang Didorong Tambah Wakil di Parlemen
Target peningkatan kursi juga diarahkan ke tingkat provinsi dan nasional. Nur Purnamasidi menginginkan perolehan kursi Golkar di DPRD Jawa Timur dari wilayah Jember–Lumajang meningkat.
Di tingkat pusat, ia berharap wilayah Jember–Lumajang dapat memiliki dua wakil di DPR RI.
Target tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran partai untuk memperkuat basis dukungan di daerah. Persiapan organisasi, konsistensi kerja kader, dan kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi kontestasi politik berikutnya.
Meski demikian, besarnya target perolehan kursi tetap bergantung pada dukungan pemilih. Karena itu, konsolidasi internal perlu diimbangi dengan kerja politik yang terbuka, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sembako Murah hingga Donor Darah Warnai HUT Golkar
Peringatan HUT Golkar di Lumajang tidak hanya berfokus pada konsolidasi politik. Sejumlah kegiatan sosial turut digelar, di antaranya penjualan paket sembako seharga Rp50.000 dan donor darah.
Penjualan sembako ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Sementara itu, donor darah menjadi bagian dari kegiatan kemanusiaan yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Jalan santai dan pertandingan sepak bola juga digelar untuk membangun kebersamaan antara kader dan warga.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang bagi partai untuk hadir di tengah masyarakat di luar agenda politik formal. Namun, keberlanjutan kegiatan sosial dan kepedulian terhadap persoalan warga menjadi hal penting agar kedekatan yang dibangun tidak berhenti pada momentum perayaan.
Kepercayaan Publik Jadi Kunci Target Politik
Di tengah ambisi meningkatkan perolehan kursi legislatif, tantangan Golkar bukan semata memperkuat mesin partai, melainkan juga memastikan masyarakat menaruh kepercayaan terhadap kader dan program yang ditawarkan.
Pesan untuk merebut hati rakyat menjadi pengingat bahwa dukungan politik tidak dapat dibangun hanya melalui kegiatan seremonial. Kader perlu hadir secara konsisten, membuka ruang komunikasi dua arah, dan menindaklanjuti persoalan yang disampaikan masyarakat.( D.S )