Foto : Bupati Lumajang Indah Amperawati,Kadis Dinsos Indro, Forkominda
Judul :
BLT Rp600 Ribu untuk 4.293 Warga Lumajang, Bupati Ingatkan Penerima Tak Habiskan Uang untuk Pulsa
LUMAJANG, kabarnusa24 Com, Kamis,29/10/2026.— Bupati Lumajang Indah Amperawati mengingatkan ribuan warga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) agar memanfaatkan bantuan sebesar Rp600.000 secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, menambah modal usaha kecil, hingga membiayai perlengkapan sekolah anak.Acara ini berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja, Lumajang.
Pesan tersebut disampaikan Indah saat memberikan arahan kepada masyarakat penerima bantuan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Di hadapan warga, ia menekankan bahwa bantuan pemerintah harus digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar bermanfaat.
“Jangan gunakan uang bantuan ini untuk membeli pulsa, paket data, atau bermain TikTok, ya, Ibu-ibu,” ujar Indah dalam arahannya.
Menurut Indah, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, penerima diharapkan dapat mengelola uang bantuan sesuai prioritas kebutuhan rumah tangga.
Bagi warga yang memiliki usaha kecil, seperti berjualan, bantuan tersebut dapat digunakan untuk menambah modal. Sementara bagi keluarga yang memiliki anak sekolah, dana itu bisa dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan pendidikan maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, jumlah penerima bantuan di Kabupaten Lumajang tercatat sebanyak 4.293 orang. Penerima terbanyak berasal dari kelompok buruh tani tembakau, yakni sekitar 3.500 orang.
Selain buruh tani tembakau, bantuan juga menyasar buruh pabrik rokok, masyarakat terdampak bencana erupsi, serta warga yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 5.
Bupati Ingatkan Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis
Selain mengingatkan penggunaan bantuan tunai, Indah juga meminta masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan ketika mengalami keluhan atau sakit.
Ia mendorong warga memanfaatkan layanan kesehatan di Puskesmas yang disebutnya dapat diakses secara gratis sesuai ketentuan program yang berlaku.
“Kalau merasa kurang enak badan atau sakit, segera periksakan diri ke Puskesmas. Mumpung ada layanan gratis, silakan dimanfaatkan dengan baik,” pesannya.
Indah juga menyoroti layanan persalinan di Puskesmas. Ia menjelaskan bahwa ibu hamil yang akan melahirkan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut. Apabila ditemukan kondisi medis yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien akan dirujuk ke rumah sakit sesuai prosedur medis.
Ia mengingatkan masyarakat untuk memahami ketentuan pembiayaan layanan kesehatan, termasuk mekanisme rujukan dan kepesertaan BPJS Kesehatan, agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai biaya yang harus ditanggung pasien.
Harapkan Bantuan Meringankan Beban Keluarga
Menutup arahannya, Indah berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus dimanfaatkan untuk hal-hal produktif.
Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh penerima bantuan senantiasa diberikan kesehatan, umur yang berkah, serta kehidupan yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah. Mudah-mudahan Bapak dan Ibu senantiasa sehat, diberikan usia yang barokah, dan bermanfaat,” tuturnya.
Pemerintah berharap bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, tetapi juga mendukung ketahanan ekonomi keluarga, khususnya bagi kelompok pekerja dan warga yang membutuhkan perhatian lebih.( D.S )