DaerahPolitik

Proyek Jembatan Kalikapur Indramayu Disorot Warga, Enam Bulan Belum Rampung dan Papan Informasi Dipertanyakan

12
×

Proyek Jembatan Kalikapur Indramayu Disorot Warga, Enam Bulan Belum Rampung dan Papan Informasi Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Proyek Jembatan Kalikapur Indramayu Disorot Warga, Enam Bulan Belum Rampung dan Papan Informasi Dipertanyakan

 

Indramayu, kabarnusa24.com

Proyek pembangunan Jembatan Kalikapur di Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menuai sorotan warga dan pengguna jalan. Proyek yang disebut-sebut bersumber dari anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu dipertanyakan karena telah berjalan sekitar enam bulan, tetapi belum juga rampung.

Warga mengeluhkan lambannya progres pembangunan. Selain menghambat aktivitas pengguna jalan, kondisi jembatan darurat yang digunakan selama pekerjaan berlangsung juga dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengendara.

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan, pekerjaan tersebut sudah berlangsung sekitar enam bulan. Namun, menurut pengamatannya, progres pembangunan masih jauh dari harapan.

“Ini sudah kurang lebih enam bulan, tetapi belum selesai juga. Yang terlihat baru pembangunan satu bagian pondasi. Kalau melihat kondisi di lapangan, progresnya masih jauh dari selesai,” ujarnya.

Ia juga menyoroti risiko kecelakaan yang dialami pengguna jalan saat melintasi jembatan darurat.

“Yang kami khawatirkan, banyak pengendara terjatuh saat melewati jembatan darurat. Kami berharap pemerintah provinsi, termasuk Gubernur Jawa Barat, segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi proyek ini. Apa kendalanya sehingga pengerjaannya begitu lambat?” katanya.

 

Papan Informasi Proyek Tidak Ditemukan

Saat melakukan pengecekan ke lokasi, media mendapati pekerjaan jembatan yang dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan. Namun, persentase progres pembangunan secara pasti belum dapat dipastikan karena tidak ditemukan papan informasi proyek di lokasi.

Ketiadaan papan informasi tersebut turut menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi kepada masyarakat. Padahal, informasi mengenai nama kegiatan, nilai anggaran, sumber pendanaan, pelaksana proyek, serta jangka waktu pengerjaan penting diketahui publik sebagai bentuk transparansi penggunaan anggaran pemerintah.

Dalam penelusuran di lapangan, salah seorang pegawai mengantar awak media untuk menunjukkan lokasi yang disebut sebagai tempat pemasangan papan informasi proyek. Namun, papan informasi tersebut tidak ditemukan di lokasi yang ditunjukkan.

Kondisi ini menambah pertanyaan warga mengenai pelaksanaan pembangunan Jembatan Kalikapur, terutama terkait progres pekerjaan, target penyelesaian, serta transparansi informasi proyek.

 

Saeful hadi menurut pekerjanya ia sebagai pelaksana media sempat hubungi tapi tidak dijawab.

 

Pemprov Jabar Diminta Turun Tangan

Warga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui dinas terkait segera melakukan pengecekan langsung untuk memastikan penyebab keterlambatan pembangunan, kesesuaian progres dengan jadwal kontrak, serta langkah yang diperlukan agar proyek segera diselesaikan.

Aspek keselamatan pengguna jalan juga perlu menjadi perhatian. Selama jembatan belum rampung, kondisi akses darurat harus dipastikan aman dan layak dilalui guna meminimalkan risiko kecelakaan.

Hingga berita ini disusun, penyebab keterlambatan proyek, nilai anggaran, nama kontraktor pelaksana, serta batas waktu penyelesaian belum diperoleh secara terverifikasi.

Redaksi kabarnusa24.com membuka ruang klarifikasi bagi pengawas proyek, dan kontraktor pelaksana agar informasi mengenai progres, kendala, serta target penyelesaian pembangunan Jembatan Kalikapur dapat disampaikan secara berimbang kepada publik.

Penulis