ReligiDaerah

Jemaah Bisa Pulang Lebih Cepat, Ini Ketentuannya

5
×

Jemaah Bisa Pulang Lebih Cepat, Ini Ketentuannya

Sebarkan artikel ini
Jemaah Bisa Pulang Lebih Cepat, Ini Ketentuannya
Koordinator Media Center Haji (PPIH) Pusat Dodo Murtado

Jemaah Bisa Pulang Lebih Cepat, Ini Ketentuannya

Jakarta – Kabarnusa24.Com

Pada fase pemulangan jemaah haji, PPIH Arab Saudi memberikan kesempatan kepada jemaah untuk melakukan Tanazul, yaitu: pengajuan pulang lebih cepat dari jadwal yang seharusnya ataupun pengunduran waktu pulang jemaah haji yang seharusnya mungkin lebih awal menjadi mundur.

“Tahun 2023, seiring dengan program pemerintah yang mencanangkan haji ramah lansia, PPIH memberikan prioritas kepada jemaah lansia terutama jemaah lansia risiko tinggi untuk dapat pulang ke Tanah Air lebih awal dari jadwal yang ditetapkan,” terang Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado dalam keterangan persnya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Menurut Dodo, terdapat dua cara puntuk mengajukan tanazul. Pertama, petugas PPIH Kloter atau PPIH Arab Saudi bisa menyampaikan beberapa nama jemaah haji yang akan ditanazulkan, berdasarkan informasi dari tenaga kesehatan bahwa jemaah tersebut harus dipulangkan sesegera mungkin karena kondisi kesehatannya yang butuh penanganan intensif di Tanah Air.

“Kedua, jemaah haji bisa mengajukan secara tertulis kepada PPIH yang bertugas melakukan pelayanan kedatangan dan kepulangan di Daker Makkah maupuh Madinah dengan mencantumkan alasan tanazul tersebut. Selanjutnya, PPIH melakukan verifikasi apakah alasan tersebut cukup dijadikan sebagai dasar jemaah tersebut dapat ditanazulkan,” katanya, Sabtu (08/07/2023).

BACA JUGA:  Ikatan Mahasiswa MuhammadiyahIKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH (IMM), DPD LDII, DAN KONI LAMPUNG UTARA SAMPAIKAN ASPIRASI KE BUPATI DR. IR. H. HAMARTONI AHADIS, M.SI. Kotabumi, 4 Juni 2025 — Guna mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat, Bupati Lampung Utara, DR. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si., menggelar audiensi maraton dengan tiga lembaga penting dalam satu hari: Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), DPD LDII, dan KONI Kabupaten Lampung Utara. Audiensi ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Juni 2025, di ruang kerja Bupati, dan turut dihadiri oleh perangkat daerah terkait. --- 1. IMM: Ruang Kritis dan Kreatif untuk Pemuda Pukul 15.00 WIB, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Lampung Utara datang beraudiensi, dipimpin oleh Ketua Cabang Alfansa Yusuf. Ia menyampaikan bahwa IMM ingin bersinergi dengan Pemkab dalam menciptakan ruang diskusi kritis, edukasi politik sehat, dan pemberdayaan masyarakat melalui gerakan mahasiswa. > “IMM bukan hanya organisasi pergerakan, tetapi juga rumah kaderisasi pemimpin masa depan. Kami ingin IMM diberi kesempatan menjadi mitra pemerintah dalam mencerdaskan pemuda dan turut serta dalam program sosial kemasyarakatan,” ujar Alfansa. Ia menambahkan, IMM siap menyelenggarakan pelatihan kepemudaan, seminar kebangsaan, serta kegiatan literasi dan advokasi di desa-desa. Bupati DR. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si. merespons secara terbuka. > “Mahasiswa adalah penjaga nurani masyarakat. Saya minta Dinas Pemuda dan Kesbangpol memfasilitasi IMM untuk ikut dalam program desa binaan, diskusi kebangsaan, serta pelibatan dalam pelatihan-pelatihan kepemimpinan pemuda. IMM harus menjadi mitra pemerintah dalam edukasi publik yang positif,” katanya. --- 2. DPD LDII: Penguatan Dakwah dan Pendidikan Karakter Audiensi dimulai pukul 14.00 WIB bersama DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Lampung Utara, dipimpin oleh Plt. Ketua H. Sutikman. Dalam sambutannya, H. Sutikman menyampaikan maksud kunjungan mereka adalah untuk menjalin kemitraan yang lebih erat dengan Pemkab, khususnya dalam bidang dakwah, pembinaan remaja masjid, serta penguatan nilai-nilai moral masyarakat. > “Kami ingin membangun kerja sama dakwah yang lebih terarah, khususnya di kalangan generasi muda. Kami juga siap membantu pemerintah dalam menyukseskan program moderasi beragama dan pendidikan akhlak melalui majelis taklim dan pelatihan remaja,” jelas H. Sutikman. Ia juga berharap agar LDII dapat dilibatkan dalam program-program sosial dan keagamaan daerah. > “Kami berharap LDII bisa menjadi bagian dari forum komunikasi antar ormas keagamaan dan turut terlibat dalam pelatihan-pelatihan sosial keagamaan tingkat kabupaten,” tambahnya. Bupati DR. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si. menyambut positif masukan tersebut. > “Saya sangat menghargai LDII yang telah berkontribusi menjaga kerukunan dan dakwah yang sejuk. Saya akan minta Kesra dan Bappeda untuk membuka ruang sinergi program dakwah LDII dengan Pemkab, termasuk pelibatan dalam kegiatan pembinaan karakter remaja dan keluarga,” ujar Bupati. --- 3. KONI: Fokus pada Pembinaan Atlet Muda dan Infrastruktur Audiensi terakhir dimulai pukul 16.00 WIB, bersama KONI Kabupaten Lampung Utara, dipimpin oleh Ketua Harian Guntur Laksana. Dalam paparannya, Guntur menyampaikan bahwa audiensi bertujuan untuk membahas arah pembinaan atlet daerah, persiapan Musda KONI, serta kebutuhan dukungan anggaran dan sarana olahraga. > “Kami ingin menyampaikan kondisi terkini KONI dan harapan agar Pemkab terus mendukung pengembangan olahraga prestasi. Terutama dalam hal regenerasi atlet dan perbaikan fasilitas olahraga,” ungkap Guntur. Ia berharap KONI bisa menjadi mitra strategis Pemkab dalam mencetak atlet potensial dari desa hingga ke tingkat nasional. Bupati DR. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si. menyampaikan apresiasinya dan menegaskan komitmen Pemkab. > “Pemerintah akan terus mendukung KONI, namun saya minta ada roadmap pembinaan yang jelas. Fokus pada cabang-cabang potensial, ajak sekolah dan komunitas, serta ajukan proposal yang transparan dan terukur,” tegas Bupati. Beliau juga menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga serta Bappeda untuk mengawal rencana pembinaan prestasi olahraga berbasis komunitas. --- Sinergi Berkelanjutan Seluruh audiensi ditutup pukul 17.30 WIB dengan sesi penyerahan dokumen dan foto bersama. Dalam penutupnya, Bupati DR. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si. menyampaikan bahwa pemerintah daerah membuka diri seluas-luasnya bagi ormas, pemuda, dan lembaga olahraga untuk bersinergi dalam membangun Lampung Utara. > “Semangat kolaboratif seperti ini akan terus kita pelihara. Mari bersama menjaga harmoni, membina generasi muda, dan membangun Lampung Utara yang religius, sehat, dan berprestasi,” tutup Bupati. (IMM), DPDLDII, Dan Koni Lampung Utara Sampaikan Aspirasi Ke Bupati DR. IR. H. Hamartoni Ahadis. M.SI.

Dodo menyampaikan, sampai dengan tanggal 7 Juli 2023 pukul 24.00 WIB, jemaah gelombang 1 yang telah tiba di Tanah Air sebanyak 24.312 orang, tergabung dalam 63 kelompok terbang (kloter).

“Hari ini, 8 Juli 2023 jemaah Gelombang 1 yang diberangkatkan ke Tanah Air dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah berjumlah 6.137 jemaah atau 17 kloter,” ujar dia.

Sementara rencana keberangkatan Jemaah dan petugas dari Tanah Suci ke Tanah Air besok, 9 Juli 2023, berjumlah 5.956 orang atau 15 kloter dengan rincian sebagai berikut :
1) Debarkasi Makassar (UPG) 7 sebanyak 393 orang
2) Debarkasi Solo (SOC) 15 sebanyak 360 orang
3) Debarkasi Banjarmasin (BDJ) 1 sebanyak 328 orang
4) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 13 sebanyak 440 orang
5) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 15 sebanyak 393 orang
6) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 15 sebanyak 400 orang
7) Debarkasi Aceh (BTJ) 6 sebanyak 393 orang
8) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 15 sebanyak 393 orang
9) Debarkasi Medan (KNO) 5 sebanyak 360 orang
10) Debarkasi Palembang (PLM) 3 sebanyak 360 orang
11) Debarkasi Surabaya (SUB) 12 sebanyak 450 orang
12) Debarkasi Makassar (UPG) 8 sebanyak 393 orang
13) Debarkasi Surabaya (SUB) 13 sebanyak 450 orang
14) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 17 sebanyak 393 orang; dan
15) Debarkasi Surabaya (SUB) 14 sebanyak 450 orang

“Jemaah Haji Khusus yang telah tiba di Kota Madinah dari Makkah sebanyak 3.121 orang. Kemudian, jemaah yang wafat hingga tanggal 7 Juli 2023 pukul 24.00 Wib sebanyak 458 orang. Suhu di Makkah hari ini berkisar antara 31°C s.d. 42°C,” ucapnya.

Karena cuaca Makkah sangat panas, lanjut Dodo, pemerintah mengimbau jemaah haji untuk beribadah dan salat Fardlu di masjid-masjid yang ada di hotel atau sekitar hotel.

“Bagi jemaah yang akan kembali ke Tanah Air agar dapat bersiap sebaik mungkin, khususnya menjaga kondisi kesehatan tetap terjaga dengan makan yang teratur, menjaga asupan nutrisi dan istirahat yang cukup,” imbuhnya.

 

 

Pers rilis PPIH Kemenag RI.

Penulis