Berita

Pelantikan Pengurus Aceh Pare Community (APC) Periode 2024-2025 Berlangsung Khidmat

99
×

Pelantikan Pengurus Aceh Pare Community (APC) Periode 2024-2025 Berlangsung Khidmat

Sebarkan artikel ini
Pelantikan Pengurus Aceh Pare Community (APC) Periode 2024-2025 Berlangsung Khidmat

Jawa Timur – kabarnusa24.com.

Pelantikan Pengurus Aceh Pare Community (APC) Periode 2024-2025 digelar dengan khidmat pada Sabtu malam di sebuah gedung yang penuh berkah. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari kalangan pemerintah, masyarakat, dan ulama yang turut menyaksikan proses pelantikan kepengurusan baru APC. sabtu, 12 Oktober 2024.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRK Aceh Utara, Tgk. Kanda Bukhari, S.E., yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat APC, dan Tgk. Mawardi M, S.E., anggota DPRK Aceh Utara. Penceramah dalam acara ini adalah Tgk. Ustadzi Bin Syarbini, yang turut memberikan tausiyah dan doa penutup.

Acara dibuka dengan pembacaan Ummul Quran, diikuti dengan laporan ketua panitia, Tgk. Muhammad Fazil, SH, dan sambutan dari Ketua Umum APC terpilih, Rahmat Kanafi, M.Agr. Setelah itu, Kanda Bukhari, S.E. memimpin sumpah setia pengurus baru APC, yang menandai pengambilan tanggung jawab resmi oleh kepengurusan baru.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum APC, Rahmat Kanafi, M.Agr, bersama dengan Dewan Penasehat menandatangani berita acara pelantikan. Momen penting lainnya adalah penyerahan bendera kebesaran Aceh Pare Community yang diserahkan oleh Dewan Penasehat kepada Ketua Umum APC terpilih, simbolis dari kepemimpinan baru.

Selain itu, acara dilengkapi dengan khenduri kari kambing dan berbagai masakan khas Aceh lainnya. Acara juga melibatkan santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial dari Aceh Pare Community.

Acara pelantikan ditutup dengan tausiyah dan doa oleh Abi Ustadzi Bin Syarbini, serta pembacaan doa sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT. Setelah pelantikan, acara berlanjut dengan kegiatan “APC Bershalawat” dalam rangka memperingati maulid Nabi besar Muhammad SAW.

BACA JUGA:  *Gelar Konferensi Internasional Pertama tentang Pendaftaran Tanah Ulayat di Indonesia, Menteri AHY Wujudkan Arahan Presiden Joko Widodo* Bandung - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan membuka Konferensi Internasional pertama tentang Pendaftaran Tanah Ulayat di Indonesia, Kamis (05/09/2024). Acara yang diselenggarakan pada 4-7 September di Kota Bandung ini mengangkat tema “Best Practices of Ulayat Land Registration in Indonesia and ASEAN Countries: Socialization of Ulayat Land in Indonesia". Pendaftaran tanah ulayat menjadi milestone penting dalam mewujudkan perlindungan terhadap Masyarakat Hukum Adat di Indonesia. Dalam konferensi ini, jajaran Kementerian ATR/BPN akan berbagi kisah praktik terbaik dalam upaya melakukan pendaftaran tanah ulayat bagi Masyarakat Hukum Adat di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana Kementerian ATR/BPN menyosialisasikan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pihak terkait dalam melakukan pendaftaran tanah ulayat di Indonesia. Sehingga, apa yang dilakukan oleh Menteri AHY bersama jajaran Kementerian ATR/BPN merupakan bagian dari komitmen menjalankan arahan Presiden Joko Widodo untuk percepatan Reforma Agraria, seperti Redistribusi Tanah. Tujuannya tak lain agar program dapat dilaksanakan dengan baik serta tepat dan cepat, sehingga semakin mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan demikian, Masyarakat Hukum Adat di Indonesia akhirnya dapat memiliki kepastian hukum atas tanah yang didiami oleh mereka secara turun-temurun sejak beratus tahun lalu. Ini bentuk upaya negara untuk bisa memberikan perlindungan kepada Masyarakat Hukum Adat yang selama ini seakan-akan termarjinalkan dari lingkungan sekitarnya. Untuk diketahui, Konferensi Internasional ini diikuti oleh utusan-utusan dari pemerintah berbagai negara yang juga concern terhadap tanah ulayat Masyarakat Hukum Adat, seperti Thailand, Malaysia, Timor Leste, Laos, dan Filipina. Kegiatan ini juga diikuti oleh berbagai international Civil Society Organization (CSO) yang juga turut memperjuangkan hak-hak Masyarakat Hukum Adat terutama yang terkait kepemilikan tanah antara lain World Resources Institute (WRI) Global, Lincoln Institute, Food and Agricultural Organization (FAO), World Bank, serta perwakilan pemerintah dan LSM. Di kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Asnaedi berkata bahwa konferensi internasional ini menjadi sarana pertukaran informasi dan pengetahuan mengenai best practice implementasi pendaftaran tanah ulayat di Indonesia. “Kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pihak terkait sebagai upaya perlindungan hukum terhadap masyarakat hukum adat atas tanah ulayatnya,” ujarnya saat diwawancarai pada Selasa (03/09/2024). Terkait implementasi pendaftaran tanah ulayat, Kementerian ATR/BPN telah melakukan kegiatan inventarisasi dan identifikasi tanah ulayat sejak 2021-2023. Sampai dengan tahun 2023, telah diperoleh potensi keberadaan tanah ulayat diketahui bidang tanah ulayat sekitar 3,8 juta hektare tersebar di 16 provinsi lokasi inventarisasi dan identifikasi tanah ulayat. “Ke-16 provinsi tersebut antara lain Sumatra Barat, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Aceh, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Tengah, Papua, dan Papua Barat,” jelas Asnaedi. Mengawali rangkaian acara, Menteri AHY akan membuka peresmian exhibition atau stan pameran yang diikuti beberapa perwakilan Masyarakat Hukum Adat. Beberapa di antaranya perwakilan Masyarakat Hukum Adat Baduy, Kampung Naga, Dayak Iban Sungai Itik, Dayak Menua Kulan, Dayak Sami, Kerapatan Adat Nagari (KAN) Tanjung Bonai, Mukim Siem, Mukim Seulimeum, Kota Sungai Penuh, dan Desa Adat Asah Duren. Momen ini dapat menjadi kesempatan bagi para Masyarakat Hukum Adat Indonesia untuk dapat menunjukkan keragaman budaya yang mereka miliki. Ini juga sebagai sarana agar Kementerian ATR/BPN di setiap wilayah dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk bisa membantu menyosialisasikan dan membantu pelaksanaan pendaftaran tanah ulayatnya. #AHYMenteriATR #KementerianATRBPN #MelayaniProfesionalTerpercaya #MajuDanModern #MenujuPelayananKelasDunia #SetiapKitaAdalahHumas #SetiapKitaAdalahAmbassador Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional X: x.com/kem_atrbpn Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/ Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn Situs: atrbpn.go.id PPID: ppid.atrbpn.go.id

Pelantikan ini menjadi langkah baru bagi APC dalam mengembangkan potensi dan kiprahnya untuk kesejahteraan dan pengembangan pendidikan generasi muda Aceh.

Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan APC mampu melanjutkan misi besar untuk membawa dampak positif di berbagai sektor, terutama pendidikan dan pemberdayaan pemuda di Aceh. Semoga para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin