
Konawe Kepulauan-(02/02/2025) Melihat video yang beredar di media sosial bahwa masyarakat sedang mempertahankan hak nya, agar perusahaan pertambangan tidak masuk di Desa Mosolo Raya.
Dari kejadian pada Sabtu 1 Februari 2025 tersebut, masyarakat menolak kehadiran dari pihak pertambangan sehingga terjadi benturan fisik antara masyarakat penolak tambang dan pihak perusahaan di lapangan Bola Mosolo Raya.
Dalam kejadian tersebut telah terjadi cekcok antara masyarakat dengan pihak perusahaan serta terjadi pengrusakan rumah warga yang di duga rumah tersebut dijadikan aktivitas perkantoran perusahaan pertambangan.
Lanjut lagi Bupati DPD LIRA KONKEP (Asrul), mengatakan.. Sangat menyayangkan terhadap tindakan Pemda Konkep yang memprioritaskan kegiatan ekspose yang berlangsung pada hari Sabtu, 1 Februari 2025, tanpa memikirkan keadaan masyarakatnya.
Kami menilai bahwa Pemda Konkep hari ini gagal menjadi pucuk pimpinan daerah, dimana seharusnya Pemda Konkep hadir untuk menjadi penengah terjadinya konflik antara masyarakat agar tidak terjadi konflik horizontal dikemudian hari.
Terjadinya konflik hari ini disebabkan karena ke-tidak pekaan Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan.






