Bekasi-25 juni 2025- media kabarnusa24.com.
Sebuah video yang diunggah oleh akun @Sorotan Elang Utara.com mendadak viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan kondisi jalan di Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, yang baru selesai dibangun namun sudah mengalami kerusakan parah. Jalan yang dibangun menggunakan Dana Desa itu terlihat patah-patah dan menyerupai kerupuk opak, sehingga memicu kemarahan publik.
Dalam video, pengunggah menyebutkan bahwa pembangunan jalan dilakukan menggunakan cor beton dengan ketebalan yang sangat tipis, jauh dari spesifikasi standar. Disebutkan bahwa ketebalan cor seharusnya mencapai 15 cm, namun kenyataannya terlihat sangat minim sehingga jalan mudah hancur.
“Makanya ini kita pertanyakan ke Bupati, Gubernur, dan Inspektorat Kabupaten Bekasi, apakah sudah memeriksa pengelolaan Dana Desa ini? Kok bisa begini hasilnya?” ujar suara pengunggah dalam video tersebut.
Reaksi masyarakat yang menyaksikan video ini pun beragam, namun sebagian besar mengekspresikan kekecewaan terhadap kualitas pembangunan yang dinilai asal-asalan. Warga mendesak pemerintah, terutama Inspektorat Kabupaten Bekasi, untuk segera memeriksa penggunaan Dana Desa di Desa Karangsari.
Hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah desa maupun Inspektorat Kabupaten Bekasi terkait permasalahan ini. Namun, viralnya video tersebut telah memicu diskusi publik mengenai pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa.
Masyarakat berharap pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh proyek pembangunan yang didanai Dana Desa. Langkah ini dianggap penting untuk memastikan bahwa anggaran yang dikeluarkan sesuai dengan spesifikasi dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
DRY







