BEKASI, Kabarnusa24.com | Merespon terhadap tayangan video melalui grup whatsapp dan media sosial terkait pasien yang mengalami komplikasi pada mata saat dirawat dengan penyakit demam berdarah, maka kami perlu mengklarifikasi berita yang beredar.
Hal tersebut disampaikan oleh dr. Hj. ERNI HERDIANI, M.H. selaku Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin Kabupaten Bekasi. Dalam keterangan resminya dalam siaran pers pada Rabu (16/07/25) di RSUD Cabangbungin kp Jl. Raya Garon, Jayalaksana, Kec. Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17720.
Menurutnya, Rumah Sakit Umum Daerah Cabangbungin berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik untuk semua lapisan masyarakat dalam menangani pasien.
“Kami sebagai Rumah Sakit Umum Daerah selalu berupaya melayani pasien semaksimal mungkin. Kami melaksanakan semua tindakan berdasarkan prosedur yang ditetapkan dan selalu melakukan evaluasi terhadap kepatuhan prosedur secara berkala.” terangnya.
Oleh karena itu pihak Rumah Sakit Umum Daerah Cabangbungin sangat menyayangkan tudingan sepihak melakukan malpraktek, karena tudingan tersebut tanpa ada konfirmasi atau cross check terlebih dahulu.
“Pihak RSUD Cabangbungin sangat menyayangkan rumor dan isu tersebut sampai beredar dan menjadi informasi yang tidak benar,” tegasnya.
Sehingga dengan disebarkannya video-video atau pemberitaan tersebut menimbulkan opini kurang baik dan tidak mengedepankan asas praduga tak bersalah.
“Adapun segala bentuk tudingan atas pelayanan dan penanganan pasien yang tidak sesuai SOP dan adanya dugaan mal praktek itu hanya dugaan dan isu belaka,” tandas direktur RSUD Cabangbungin.
Dirinya juga menekankan, Dalam rangka peningkatan mutu pelayanan dan upaya konstruktif terhadap sebuah issue, kami melakukan pendalaman bersama para tenaga ahli dari beberapa disiplin ilmu di organisasi profesi.
“Dari pendalaman yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Adapun terjadinya komplikasi pada mata pasien adalah sebuah kejadian yang dapat terjadi pada proses perjalanan penyakit DBD. Walaupun hal ini jarang terjadi, akan tetapi hal ini dapat dimungkinkan dan sudah pernah terjadi pada beberapa kasus,” bebernya.
Pihak RSUD pun mendorong kerjasama dengan lintas sektoral dan fokus terhadap beberapa penanganan pasien kelanjutan pemulihan.
“Saat ini kami fokus kepada penanganan pasien dan membantu kelanjutan pemulihan pasien bekerjasama dengan lintas sektoral,” imbuhnya.
Direktur RSUD Cabangbungin juga meminta kepada semua pihak untuk menjaga kondusifitas agar pelayanan di rumah sakit umum daerah Cabangbungin makin prima.
“Kami mohon kepada semua pihak untuk ikut menjaga situasi dengan kondusif dan tidak menyebarkan berita yang tidak berimbang sehingga menimbulkan ketidak nyamanan. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun RSUD Cabangbungin agar dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik menuju Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju dan Sejahtera,” tutupnya.
(Red)







