Lumajang, kabarnusa 24.Com.Tahun ajaran baru kembali tiba. Sama seperti pergantian musim, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 pun kembali digelar.Di SMPN 1 Sukodono Kabupaten Lumajang,kegiatan MPLS berlangsung pada 14–18 Juli 2025 secara serentak di berbagai satuan pendidikan, sesuai dengan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang.
Dengan mengusung semangat “MPLS Ramah 2025”, pelaksanaan tahun ini mengedepankan pendekatan yang lebih edukatif, humanis, dan menyenangkan, sejalan dengan arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui SE Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan MPLS Ramah.
MPLS bukan lagi sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi langkah awal pembentukan karakter generasi penerus bangsa. Dibalut dalam kegiatan yang kreatif dan penuh makna, MPLS Ramah 2025 menekankan lima nilai utama: ramah, edukatif, inklusif, partisipatif, dan fleksibel.
Salah satu highlight MPLS Ramah tahun ini adalah pengenalan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, sebuah gerakan nasional yang mengenalkan rutinitas positif kepada siswa sejak dini, seperti bangun pagi, olahraga, makan sehat, belajar, bermasyarakat, hingga tidur cukup. Lagu tema gerakan ini pun dinyanyikan bersama murid baru, menambah semarak suasana hari pertama.
Selain itu, siswa juga dikenalkan dengan Gerakan Literasi Sekolah, diajak menjelajahi perpustakaan, belajar cara meminjam buku, hingga memahami pentingnya membaca sebagai fondasi masa depan.MPLS dengan Jiwa Sosial dan Nasionalisme.
Kegiatan lainnya seperti tour keliling sekolah, pengenalan visi-misi sekolah, sosialisasi tata tertib, hingga simulasi ekstrakurikuler memberikan gambaran utuh kepada siswa tentang kehidupan sekolah yang akan mereka jalani.
Di hari terakhir, diadakan upacara penutupan,suasana MPLS terasa syahdu lewat sesi renungan dan motivasi yang disampaikan langsung oleh kepala sekolah.
Kepala sekolah SMPN 1 Sukodono Edy Purwanto,S.Pd,MM mengajak siswa-siswi merenungi peran mereka sebagai generasi baru yang harus berani menyuarakan pendapat, menolak kekerasan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa.
“Sebagai bentuk nyata, para murid mendeklarasikan sikap anti kekerasan, anti perundungan, anti narkoba, dan anti judi online, yang marak belakangan ini di kalangan remaja.
Edy mengungkapkan “Alhamdulillah kepada awak media kabarnusa bahwa semua kegiatan berjalan aman, tertib, penuh semangat, dan menyenangkan. Pesan utama dari MPLS Ramah ini adalah membentuk karakter murid yang jujur, optimis, semangat, dan sukses, sesuai jargon sekolah: “SPENSALU JOSS”
Edy menyatakan bahwa kunci sukses kegiatan ini adalah komunikasi terbuka antara guru, tenaga kependidikan, dan orang tua siswa,”ungkap Edy
Kesan dari murid baru pun tak kalah membanggakan. “Lima hari penuh canda dan tawa, kakak OSIS keren, gurunya suportif, dan kegiatannya seru. Semoga MPLS tahun depan lebih seru lagi,” ujar salah satu peserta MPLS 2025.
Dengan berakhirnya MPLS Ramah 2025, murid baru kini siap menjalani tahun ajaran dengan semangat baru. Kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam menyambut dunia pendidikan menengah yang lebih kompleks, sekaligus membentuk pribadi yang tangguh, cerdas, dan berkarakter.
MPLS bukan hanya perkenalan, tetapi juga awal dari perjalanan panjang menjadi pelajar hebat Indonesia.
Selanjutnya malam hari diadakan PERJUSA ( Perkemahan Jumat /Sabtu) untuk memperkenalkan kepada siswa baru di SMPN 1 Sukodono ada kegiatan ekstrakurikuler Pramuka,”tambah Edy
“Kegiatan ekstrakurikuler di SMPN 1 Sukodono banyak sekali,ada pencak silat, basket, sepak bola dan lain-lain,agar anak-anak mempunyai kegiatan positif,”ungkap Edy
Selain mengadakan MPLS SMPN 1 Sukodono juga mengadakan santunan anak yatim untuk menumbuhkan empati terhadap mereka yang membutuhkan.Santunan ini di Galang dari bapak/ibu guru sendiri, sekaligus diberikan kepada siswa-siswi yang kurang beruntung atau anak yatim-piatu.(D.S)







