Berita

Tradisi Jolen Buming di SMATA Kabupaten Lumajang 

0
×

Tradisi Jolen Buming di SMATA Kabupaten Lumajang 

Sebarkan artikel ini
Tradisi Jolen Buming di SMATA Kabupaten Lumajang 

Tradisi Jolen Buming di SMATA Kabupaten Lumajang

 

Lumajang , kabarnusa 24.Com.Kamis,18/9/2025. Sebagai bentuk ekspresi cinta kepada Rasulullah, SMA Negeri 1 Tempeh, mengadakan kegiatan perayaan maulid Nabi Muhammad SAW 1447H,acara ini diikuti semua guru, karyawan, dan siswa SMAN 1 Tempeh, bertempat di halaman SMAN 1 Kabupaten Lumajang

 

Ada yang menarik dalam kegiatan perayaan Maulid Nabi tahun ini, perayaan dilaksanakan dengan menggelar festival tradisi kirab Jolen. Jolen tersebut merupakan kreasi dari setiap kelas yang terbuat dari snack atau makanan ringan dengan desain unik dan menarik. Tentu dibutuhkan kreatifitas, ketekunan, kerjasama serta toleransi antar siswa untuk menghasilkan Jolen yang estetik.

 

Rangkaian kegiatan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dibuka dengan Hadra yang dipersembahkan oleh siswa SMAN 1 Tempeh Kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah, Sutrisno, SPd.

 

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sekolah sebagai perwujudan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

 

Lebih lanjut kepala sekolah mengajak kepada seluruh warga sekolah untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk merenungi akhlak dan budi pekerti Nabi Muhammad SAW, kemudian berupaya meneladani dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,sekaligus acara Maulid nabi di buka Sutrisno.

 

“Persembahan Tari Kolosal tari Saman di persembahan begitu memukau,gerakan -demi gerakan di tampilkan exsotik.

 

“Lomba kreasi Jolen di ikuti sebanyak 27 peserta mulai dari kelas X-kelas XII .Tradisi Kirab Jolen ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT serta sebagai simbol penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan kirab Jolen yang merupakan budaya warisan leluhur.

 

Waka kesiswaan sekaligus Ketua panitia Affandi ,SPd mengungkapkan bahwa”Acara maulid nabi di kemas sedemikian rupa. Acara di bagi 2 babak ,pertama penampilan “Tari Kolosal Saman dan yang kedua Tradisi Jolen”,”ungkap Affandi

 

Mengadakan “Kirab Jolen” pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H.

Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan tradisi leluhur dan sebagai wujud rasa syukur serta penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

 

Tujuan yang kedua,karena tari Saman merupakan tari islami yang membentuk toleransi, kerukunan.

 

Tari Saman dalam keagamaan adalah sebagai media dakwah untuk menyebarkan ajaran agama Islam dan sarana untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral,”tandas Affandi

 

Kegiatan ini melibatkan wali murid dan sponsor Basic Cell.Anak-anak tidak di bebani iuran sama sekali,hanya untuk membuat jolen yang merupakan gagasan mereka, perkelompok membutuhkan biaya Rp 100.000,itupun di tanggung bersama,jadi tiap anak hanya menyisihkan Rp 3.000,-..

Bapak ibu gurupun membawa hantaran buah-buahan sendiri untuk di tukar,”tandas Affandi

 

Siswa -siswi SMATA sangat antusias, .Penampilan Jolen begitu elok,karena mempunyai nilai – nilai sarat keagamaan ,nuansa islami begitu kental ,nekekat di hati

mereka (D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin