- Anggota DPR RI H.M.Nur Purnamasidi Kolaborasi dengan BRIN Mengadakan Bimtek Strategi Branding UMKM di Lumajang
Lumajang, kabarnusa 24.Com.Senin,10/11/2025.Anggota DPR RI Komisi X H.M.Nur Purnamasidi, mengungkapkan bahwa “Mendukung penuh atas proyek perubahan oleh kepala organisasi riset energi dan manufaktur .
Penelitian Energi dan Manufaktur yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof. Dr. Cuk Supriyadi Ali Nandar, berjudul “TECHNOLOGY CO-DEVELOPMENT: Skema Kolaborasi Strategis untuk Industri Energi dan Manufaktur dalam mendukung program Hilirisasi”. Dalam penelitian ini, mereka mencari cara untuk mengembangkan teknologi baru yang bisa digunakan oleh industri energi dan manufaktur untuk meningkatkan kualitas produk mereka.
Dalam kerjasama dengan BRIN, DPR RI memberikan apresiasi atas proyek ini karena sejalan dengan upaya mereka untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi di Indonesia. Mereka melihat bahwa proyek Technology Co-Development adalah contoh bagaimana inovasi bisa dikelola secara terbuka dan kolaboratif. Harapan mereka adalah program ini bisa membantu menghubungkan kebutuhan regulasi, industri, dan riset sehingga program hilirisasi bisa berjalan lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan serta memberikan nilai tambah ekonomi.
Dengan kata lain, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kerjasama strategis antara pihak-pihak terkait untuk mengembangkan teknologi baru yang bisa membantu industri energi dan manufaktur di Indonesia berkembang lebih baik. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta inovasi yang bisa mempercepat proses hilirisasi dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi bangsa negara,”ungkap Bang Pur.
Bang Pur juga memberikan motivasi atau slogan yaitu “Salam Inovafasi Untuk Negri,”
Bimtek branding dan Pemasaran Produk untuk UMKM digelar di Hall Aston IIn,Jalan Panglima Sudirman Minggu,9/11/2025.
Bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Lumajang Bang Pur mengajak pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing melalui inovasi desain serta strategi pemasaran digital. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi bangsa. Dengan Branding menarik dan strategi pemasaran digital yang tepat, UMKM dapat berkembang lebih pesat dan bersaing lebih luas,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BRIN dan praktisi pemasaran, Indra Rusyadi Adiwijaya, S.Kom., M.Si. .
Bang Pur menyoroti tantangan UMKM yang masih besar. UMKM dapat terhubung ke ekosistem digital, sementara tingkat kegagalan usaha cukup tinggi. “Melalui pelatihan ini, kami ingin UMKM di Lumajang naik kelas dengan memahami pentingnya Brending dan strategi pemasaran. Produk yang baik tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing di pasar lebih luas,” kata Bang Pur.
Indra Rusyadi menekankan pentingnya branding dalam membangun nilai produk. “Tanpa branding, kita hanya menjadi penjual. Branding memberi nilai tambah dan pengalaman bagi konsumen. Pelaku UMKM juga harus mengembangkan mental pengusaha,” jelas Indra
Indra juga menekankan peran kemasan (packaging) dan storytelling dalam pemasaran. “Packaging yang tepat dapat membedakan produk di pasar, sementara storytelling mampu menarik konsumen,” tambahnya
Melalui pelatihan ini, pelaku UMKM di Lumajang diharapkan tidak hanya mahir merancang produk, tetapi juga mampu menerapkan strategi pemasaran inovatif sehingga produk lokal memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar regional maupun nasional,” tandas Indra.( D.S)







