Graha Wangsa Bandarlampung || Kabarnusa24.com —
Pameran Kriya Jemari Lampung 2025 yang diselenggarakan Dekranasda Provinsi Lampung resmi dibuka Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. pada Kamis 20 November 2025. Gelaran ini menjadi ruang apresiasi bagi para perajin, UMKM dan pelaku industri kreatif dalam menampilkan karya terbaiknya.
Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Pelayanan Umum dan SDM Drs. Nozi Efialis, M.Si hadir bersama Ketua Dekranasda Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni, Wakil Ketua Harian I Betty Viviyanti, S.Pd dan Wakil Ketua Harian II Haliana Daita. Turut hadir Anggota DPR RI Dwita Ria Gunadi, Forkopimprov, Sekdaprov, para bupati dan walikota serta Ketua Dekranasda se-Lampung.
Ketua Dekranasda Lampung Purnama Wulan Sari Mirza dalam laporan menyampaikan bahwa pameran tahun ini menghadirkan perajin, UMKM, perguruan tinggi, dunia usaha dan perbankan serta para perajin disabilitas sebagai bentuk kesetaraan berkarya. Ia menegaskan bahwa kriya adalah karya universal tanpa batas fisik dan harus tetap mencerminkan keasrian budaya lokal.
Gubernur Lampung dalam sambutan singkatnya menekankan bahwa pameran ini menjadi momentum penting untuk mendorong karya kriya Lampung semakin kreatif dan adaptif. Ia berharap para perajin dapat memanfaatkan pameran sebagai ruang promosi dan inovasi desain di tengah tumbuhnya industri pariwisata di Provinsi Lampung.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan pameran yang turut melibatkan perajin disabilitas. Menurutnya, ruang inklusif seperti ini menjadi bukti bahwa kriya bergerak dengan semangat kesetaraan dan membuka peluang lebih luas bagi seluruh pelaku kreatif. Ia juga menegaskan komitmen Dekranasda Lampung Utara untuk terus mendampingi perajin daerah agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar tanpa meninggalkan identitas lokal.
Pembukaan pameran berlangsung meriah dengan penampilan paduan suara, pertunjukan muli mekhanai serta persembahan lagu “Payu Kidah” oleh Ketua Dekranasda Lampung yang menambah hangat suasana dan menghadirkan sentuhan budaya Lampung. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap pameran ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh perajin untuk semakin kreatif dan berdaya saing.
(Ris/Arson)






