Bondowoso —Kabarnusa24.com
Sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan akses hunian layak bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bondowoso secara simbolis menyerahkan 60 unit rumah tidak layak huni (RTLH) hasil rehabilitasi. Bantuan tersebut adalah bagian dari total 134 unit RTLH yang ditargetkan terselesaikan pada 2025.ujarnya
Di samping perbaikan rumah, bantuan juga mencakup sambungan rumah (SR) air bersih serta gratis Izin Mendirikan Bangunan (PBG) — sebagai wujud nyata penyediaan sarana hunian aman, sehat, dan terjangkau.
Menurut Sekretaris Daerah Bondowoso, akses terhadap air minum dan sanitasi yang layak tidak cukup hanya dibangun infrastruktur, tetapi juga harus dikelola dengan baik. Untuk itu, peran pengelola lokal seperti HIPPAM sangat penting agar layanan air bersih dapat berjalan secara berkelanjutan.ungkapnya
Program rehabilitasi dan bantuan ini juga bagian dari dukungan terhadap program nasional penyediaan rumah layak serta upaya menciptakan ekosistem perumahan yang inklusif dan tertib tata ruang.
Sekda berharap agar warga penerima bantuan menjaga fasilitas yang diberikan, serta memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Dengan langkah ini, Pemkab Bondowoso berharap upaya peningkatan hunian layak dan akses air bersih dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat — serta menjadi bagian dari visi daerah untuk menghadirkan “Bondowoso Berkah” yang lebih maju dan berdaya.







