Daerah

SIKAP” (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan) Transformasi School Food Care di SMKN 1 Tekung Lumajang

14
×

SIKAP” (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan) Transformasi School Food Care di SMKN 1 Tekung Lumajang

Sebarkan artikel ini
SIKAP" (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan) Transformasi School Food Care di SMKN 1 Tekung Lumajang

‘SIKAP” (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan) Transformasi School Food Care di SMKN 1 Tekung Lumajang

 

Lumajang,kabarnusa24.Com.Kamis,12/2/2026.Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) adalah inisiatif strategis dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang diluncurkan secara masif pada Januari 2026. Program ini merupakan transformasi dari konsep School Food Care (SFC) dan bertujuan menjadikan sekolah sebagai laboratorium nyata bagi kemandirian pangan.

SMK Negeri 1 Tekung Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan melalui pelaksanaan Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan). Program ini menjadi salah satu upaya strategis sekolah dalam menumbuhkan kemandirian, kreativitas, serta kepedulian peserta didik terhadap sektor pangan dan lingkungan.

Melalui Program SIKAP, SMK Negeri 1 Tekung mengintegrasikan kegiatan pembelajaran dengan praktik langsung di bidang pertanian dan pengolahan hasil pangan. Peserta didik dilibatkan secara aktif dalam pengelolaan kebun sekolah, budidaya tanaman pangan dan hortikultura, serta pemanfaatan lahan kosong menjadi area produktif. Kegiatan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan sekolah, tetapi juga memberikan pengalaman nyata yang relevan dengan dunia kerja dan kewirausahaan.

Kepala SMK Negeri 1 Tekung Drajat Tri Atmadja,S.T.P.,M.M., menyampaikan bahwa Program SIKAP sejalan dengan visi sekolah dalam mencetak lulusan yang berkarakter, terampil, dan inovatif. “Melalui SIKAP, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung bagaimana mengelola sumber daya pangan secara berkelanjutan. Kami berharap program ini dapat menumbuhkan jiwa wirausaha dan kepedulian terhadap ketahanan pangan sejak dini,” ujarnya..

Drajat menyampaikan bahwa program SIKAP sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya kompeten secara keahlian, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kemandirian pangan.
“Melalui SIKAP, siswa dilatih untuk berinovasi, berkolaborasi, dan memiliki karakter tangguh dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan,” ujarnya.

Program Jawa Timur Ketahanan Pangan melalui SIKAP juga diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, sekaligus mendukung pencapaian Profil Pelajar Pancasila, khususnya dalam aspek gotong royong, kemandirian, dan kreativitas.

Dengan terlaksananya program SIKAP, SMKN 1 Tekung berharap dapat menjadi contoh sekolah vokasi yang berperan aktif dalam mendukung program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.

SMKN 1 Tekung menggali potensi berbeda “Kita menanam buah lokal meliputi nanas, jeruk,pisang, rambutan dan lain sebagai agar anak-anak dapat mengenal dan minat merasakan buah-buahan lokal.Selain itu kami juga mencoba holtikultura tanaman terong,cabe,sawi untuk diambil manfaatnya.Selain buah dan sayur mayur melalui SIKAP kita juga membudidayakan ikan,unggas.

Drajat juga menjelaskan “SMKN 1 Tekung akan
Sinergi Link and Match dengan MBG sebagai supleyer bahan bakunya ,tidak hanya kita penerima manfaatnya saja,’tandas Drajat.(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin