Daerah

Milad ke-13 Yayasan Bahrusyifa, Delapan Santri Khatam 30 Juz Al-Qur’a

30
×

Milad ke-13 Yayasan Bahrusyifa, Delapan Santri Khatam 30 Juz Al-Qur’a

Sebarkan artikel ini
Milad ke-13 Yayasan Bahrusyifa, Delapan Santri Khatam 30 Juz Al-Qur’a
oplus_16

Milad ke-13 Yayasan Bahrusyifa, Delapan Santri Khatam 30 Juz Al-Qur’a

l

Lumajang — Yayasan Bahrusyifa memperingati Milad ke-13 dengan penuh rasa syukur. Dalam momentum tersebut, sebanyak delapan santri berhasil mengkhatamkan 30 juz Al-Qur’an sebagai bentuk keberhasilan pendidikan Al-Qur’an di lingkungan pesantren.

Ketua Yayasan Bahrusyifa, Drs. Imam Suryadi, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para tamu undangan yang turut memeriahkan acara tersebut.

“Terima kasih atas kehadiran Asisten Perekonomian dr. Hilman, Pak Camat, Pak Lurah Rogotrunan, Kapolsek, Koramil, serta para wali santri Bahrusyifa. Kami mohon maaf apabila dalam penyambutan masih terdapat kekurangan,” ungkap Imam.

Ia juga berharap dukungan dari berbagai pihak untuk kemajuan Bahrusyifa yang saat ini masih dalam proses pembangunan dan pengembangan.

“Kami memohon dukungan agar Bahrusyifa bisa terus berkembang. Pada Milad ke-13 ini, para ustaz dan santri telah berhasil menyelesaikan atau mengkhatamkan 30 juz Al-Qur’an,” tambahnya.

Sementara itu, Mundir Ma’had (Direktur) Yayasan Bahrusyifa menjelaskan bahwa peringatan 13 tahun Bahrusyifa memiliki makna mendalam jika dikaitkan dengan sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW.

“Di bulan yang penuh berkah ini Allah mempertemukan kita dalam momentum 13 tahun Yayasan Bahrusyifa. Jika kita melihat sejarah Rasulullah SAW, selama 13 tahun di Mekkah beliau meletakkan fondasi ajaran Islam sebelum melanjutkan perjuangan di Madinah,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa fase di Mekkah merupakan masa peletakan dasar-dasar ajaran Islam, sehingga angka 13 tahun bagi Bahrusyifa juga diharapkan menjadi fase penguatan fondasi pendidikan dan dakwah.

Yayasan Bahrusyifa sendiri secara seremonial didirikan pada 11 Maret 2013. Sejak awal berdirinya, lembaga ini berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Dengan Al-Qur’an kita bisa mencetak generasi yang saleh. Seperti pada masa sahabat Nabi, generasi Abu Bakar dan Umar bin Khattab yang mampu membawa perubahan besar,” ujarnya.

Ia berharap ke depan Bahrusyifa dapat terus berkembang dan melahirkan lebih banyak generasi penghafal Al-Qur’an.

“Insyaallah dalam 50 tahun ke depan Bahrusyifa dapat semakin maju dan melahirkan lebih banyak santri. Kami ingin mencetak generasi Al-Qur’an yang tidak hanya menghafal, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan,” katanya.

Dalam peringatan milad kali ini, delapan santri yang terdiri dari enam laki-laki dan dua perempuan berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Selain itu, beberapa ustaz di Bahrusyifa juga turut menuntaskan hafalan mereka.

Program pendidikan di Bahrusyifa mencakup jenjang KB, PAUD, TK, hingga SD, yang semuanya diarahkan untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

  • Peringatan Milad ke-13 Yayasan Bahrusyifa digelar secara sederhana melalui tasyakuran, namun tetap sarat makna sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan lembaga tersebut dalam membina generasi Qur’ani.(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin