Indramayu, kabarnusa24.com Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalur Pantura Desa Langut, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Kamis (4/6/2026). Sebuah truk box diduga mengalami rem blong hingga kehilangan kendali dan menabrak sejumlah kendaraan. Akibat peristiwa tersebut, tiga pengendara sepeda motor meninggal dunia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat truk box bernomor polisi E 8126 D yang dikemudikan Arif Rahman Hakim, warga Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga oleng ke kanan dan menghantam median pembatas jalan.
Setelah kehilangan kendali, truk box tersebut menabrak dua sepeda motor, yakni Yamaha Byson bernomor polisi E 3711 BP yang dikendarai Ariyanto serta Honda Beat bernomor polisi E 4641 PBU yang dikendarai Mohammad Safaruddin dengan penumpang Eko Januar Herdiansyah.
Tidak berhenti di situ, truk box juga menabrak mobil pikap bernomor polisi E 8353 PQ yang dikemudikan Suligar. Saat kejadian, kendaraan pikap tersebut sedang melakukan putar arah di depan Rumah Sakit Sentra Medika Langut.
Akibat kecelakaan tersebut, ketiga pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, dua korban meninggal dunia merupakan pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, yakni Mohammad Safaruddin dan Eko Januar Herdiansyah. Sementara satu korban lainnya diketahui bernama Ariyanto.
“Informasinya dua pegawai Dishub itu hendak menghadiri acara kondangan di wilayah Langut,” ujar Aan, warga sekitar lokasi kejadian.
Proses evakuasi korban dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat kesehatan dan petugas Puskesmas Kiajaran dengan mengerahkan dua unit ambulans. Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Indramayu.
Evakuasi kendaraan dan korban sempat menyebabkan kemacetan panjang di Jalur Pantura Langut hingga Simpang Lohbener.
Kasat Lantas Polres Indramayu melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu, Ipda Masnan, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian,” ujarnya.







