Indramayu, kabarnusa24.com
Video perkelahian antarkelompok remaja di depan GOR Singalodra, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, pada Jumat (5/6/2026) malam, ramai beredar di media sosial. Sejumlah unggahan bahkan menyebut insiden tersebut melibatkan geng motor.
Menanggapi informasi yang beredar, pihak kepolisian memastikan bahwa peristiwa tersebut bukan aksi geng motor, melainkan bentrokan antarkelompok remaja atau pelajar.
Kapolsek Sindang, AKP Karnala, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan di lokasi tidak menemukan adanya senjata tajam yang dibawa oleh para remaja yang terlibat dalam keributan tersebut.
“Dari hasil penanganan dan pemeriksaan, tidak ditemukan senjata tajam. Kejadian ini merupakan bentrokan antarkelompok remaja, bukan aksi geng motor sebagaimana yang ramai disebutkan di media sosial,” jelasnya.
Menurut keterangan polisi, keributan bermula ketika sekelompok remaja yang sedang melakukan konvoi melintas di depan GOR Singalodra. Mereka kemudian berpapasan dengan kelompok remaja lain yang sedang berkumpul atau nongkrong di lokasi tersebut.
Situasi yang semula biasa kemudian memanas hingga berujung pada bentrokan antara kedua kelompok.
Akibat kejadian itu, seorang remaja berinisial CD (16) mengalami luka pada bagian bibir. Sementara itu, polisi telah mengamankan seorang remaja berinisial A (17) yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan langkah pencegahan dan pembinaan terhadap kalangan remaja demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.







