BONDOWOSO – Kabarnusa24.com
Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat upaya peningkatan produktivitas tanaman tebu rakyat melalui Program Bongkar Ratoon.
Program peremajaan tanaman tebu ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung percepatan swasembada gula nasional sekaligus meningkatkan kualitas hasil produksi petani.
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, menyampaikan bahwa Program Bongkar Ratoon merupakan langkah penting untuk memperbaiki produktivitas dan kualitas tanaman tebu di Kabupaten Bondowoso.

Melalui program tersebut, tanaman tebu yang mengalami penurunan produktivitas dapat dilakukan peremajaan sehingga hasil produksi lebih optimal dan mampu mendukung peningkatan produksi gula.
Menurut As’ad, peningkatan sektor pertanian khususnya komoditas tebu membutuhkan sinergi dan kerja sama antara pemerintah daerah, petani, penyuluh pertanian, serta pihak industri gula.
Kolaborasi seluruh pihak dinilai menjadi kunci keberhasilan agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi petani tebu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bondowoso, Mulyadi, S.P., M.M., menjelaskan bahwa Program Bongkar Ratoon merupakan bagian dari implementasi Program Strategis Nasional sektor pergulaan tahun 2026 yang bertujuan mendukung percepatan swasembada gula nasional.
Mulyadi menerangkan, produktivitas tanaman tebu rakyat sangat dipengaruhi oleh kondisi dan umur tanaman.
Tanaman ratoon yang sudah mengalami penurunan hasil perlu dilakukan peremajaan dengan penggunaan bibit unggul serta penerapan pola budidaya yang lebih baik agar potensi produksinya kembali meningkat.
“Berdasarkan berbagai kajian teknis, kegiatan bongkar ratoon mampu meningkatkan produktivitas tebu melalui penggunaan bibit unggul, perbaikan pola budidaya, serta pengelolaan tanaman yang lebih Optimal .Ujar Mulyadi







