Indramayu, kabarnusa24.com
Sejumlah pekerja di lingkungan PT Pertamina Integrated Terminal (IT) Balongan atau TBBM Balongan, Kabupaten Indramayu, menggelar aksi unjuk rasa pada Selasa (21/7/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan vendor baru yang dinilai menyebabkan penurunan pendapatan pekerja secara signifikan.
Perwakilan serikat pekerja menyampaikan, upah yang sebelumnya mencapai sekitar Rp7,2 juta (all in) kini turun menjadi sekitar Rp4,6 juta. Menurut mereka, penurunan tersebut sangat memberatkan, terlebih selama dua tahun terakhir para pekerja mengaku tidak pernah menerima kenaikan upah.
Setelah menyampaikan aspirasi di depan gerbang perusahaan, perwakilan pekerja kemudian melakukan audiensi dengan pihak terkait untuk membahas tuntutan yang disampaikan.
Dari hasil pertemuan tersebut, sejumlah tuntutan mulai mendapatkan respons. Di antaranya penyamaan upah pokok dengan perusahaan sebelumnya serta adanya kenaikan insentif kehadiran.
Meski demikian, pembahasan mengenai Tunjangan Akomodasi dan Kesejahteraan (TAK) serta Santunan Pemutusan Hubungan Kerja (SPM) belum mencapai kesepakatan. Kedua poin tersebut akan kembali dibahas dalam pertemuan lanjutan.
Serikat pekerja menegaskan akan terus mengawal proses perundingan hingga seluruh hak dan kesejahteraan pekerja memperoleh kepastian sesuai ketentuan yang berlaku.







