Kabarnusa24.com
Bandung ||Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk mendorong masyarakat semakin aktif berolahraga sekaligus memperkuat pembinaan olahraga prestasi.

Pemkot Bandung terus mendorong terciptanya ekosistem olahraga yang melibatkan seluruh masyarakat. Salah satu upaya mendorong budaya olahraga dilakukan melalui penyelenggaraan berbagai agenda olahraga di Kota Bandung.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar mengatakan, momentum Haornas menjadi pengingat pentingnya membangun budaya olahraga secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kebiasaan berolahraga tidak hanya penting untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Diharapkan ke depan warga Bandung itu tetap berolahraga, sehingga tetap sehat jasmani, sehat rohani, dan sehat ekonomi,” ujar Sigit.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Sigit menilai pengembangan olahraga masyarakat perlu berjalan beriringan dengan pembinaan olahraga prestasi. Keduanya menjadi bagian yang saling melengkapi dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat dan berkelanjutan di Kota Bandung.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi mengatakan, kesadaran masyarakat untuk berolahraga menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut terlihat dari hasil survei tingkat aktivitas olahraga masyarakat Kota Bandung.
“Haornas tentunya menjadi momentum untuk mengajak masyarakat Kota Bandung agar lebih aktif bergerak dan tidak mager. Alhamdulillah, berdasarkan survei dari Universitas Pendidikan Indonesia, tingkat aktivitas olahraga masyarakat Kota Bandung meningkat. Dari sekitar 42 persen pada 2024–2025, kini pada survei Juni–Juli 2026 meningkat menjadi 63 persen,” ujar Nuryadi.
Menurut Nuryadi, peningkatan tersebut menjadi kabar baik sekaligus menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aktivitas olahraga.
“Ini tentu menjadi hal yang positif. Kami berharap tren ini terus meningkat, karena olahraga bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Selain olahraga masyarakat, KONI Kota Bandung juga terus memperkuat pembinaan atlet sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Kota Bandung menjadi salah satu daerah tuan rumah pendamping yang akan menyelenggarakan sejumlah pertandingan cabang olahraga.
“Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan pembinaan yang konsisten, kerja keras atlet, dukungan pelatih, serta kolaborasi seluruh pihak. Kami berharap semangat ini terus terjaga menuju Porprov 2026,” kata Nuryadi.
Melalui penyelenggaraan event, penguatan olahraga masyarakat, dan pembinaan atlet berprestasi, Pemkot Bandung berharap semakin banyak warga yang terlibat dalam aktivitas olahraga.
Sumber : Kepala Diskominfo Kota Bandung
(Jaka)







