Bekasi – kabarnusa24.com
Sairan Nudianyah S.H resmi menyatakan kesiapan dirinya untuk kembali maju sebagai calon Kepala Desa Sukamulya. untuk periode 2026–2034. Dengan mengusung semangat perubahan dan pembangunan berkelanjutan, sairan membawa visi besar mewujudkan desa yang maju, mandiri, sejahtera, dan bangkit.
Saat ditemui Wartawan di kediamannya pada sabtu (12/09/2026), Sairan Nudianyah SH. menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat serta tata kelola pemerintahan yang transparan.
Sairan pun menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pelaksanaan pembangunan desa, khususnya di sektor infrastruktur. Menurutnya, kepala desa, aparat desa, maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tidak diperkenankan mengerjakan proyek secara mandiri, melainkan harus melibatkan pihak ketiga atau rekanan sebagai bentuk transparansi dan profesionalitas.
“Hal ini penting agar tidak terjadi konflik kepentingan dan seluruh proses pembangunan dapat diawasi secara terbuka oleh masyarakat,” ujarnya.
Sairan juga memperkenalkan moto “Gebyar Semarak Salin Kepala Desa Sukamulya 2026” sebagai simbol semangat perubahan yang diusungnya.
Dalam visinya, ia menitikberatkan pada pembangunan desa yang berkesinambungan dengan melanjutkan program-program yang telah berjalan, namun dengan peningkatan kualitas dan pemerataan hasil pembangunan.
Sementara dalam misinya, ia menegaskan bikin KTP dan KK gratis tanpa dipungut biaya sedikit pun. pentingnya membangun kepercayaan publik melalui kepemimpinan yang transparan, jujur, dan bertanggung jawab.
“Pemimpin harus amanah, agamis, dan dekat dengan masyarakat. Harus siap hadir kapan pun dibutuhkan, serta mampu bersinergi dengan seluruh unsur pemerintahan, baik di tingkat desa, kabupaten, maupun provinsi,” tegasnya.
Ia juga mengusung slogan:
“Melayani dengan hati, transparan dan amanah, membangun dengan nyata, peduli lingkungan, bersatu untuk desa.”
Menurut Sairan Nudianyah SH, pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Selain itu, keterbukaan dalam pengelolaan anggaran desa menjadi kunci utama dalam menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
Di akhir pernyataannya, Sairan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan serta menjaga kondusivitas menjelang pelaksanaan Pilkades.
Pilkades Sukamulya periode 2026–2034 diprediksi akan berlangsung dinamis, dengan harapan mampu melahirkan pemimpin yang membawa perubahan positif dan nyata bagi masyarakat Tambahnya,
(Asep Munajat)







