Daerah

PA GMNI Lumajang Dorong Kader Muda Perkuat Kontribusi bagi Daerah

11
×

PA GMNI Lumajang Dorong Kader Muda Perkuat Kontribusi bagi Daerah

Sebarkan artikel ini
PA GMNI Lumajang Dorong Kader Muda Perkuat Kontribusi bagi Daerah
oplus_0

PA GMNI Lumajang Dorong Kader Muda Perkuat Kontribusi bagi Daerah

LUMAJANG, kabarnusa 24.com— Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran organisasi dalam mendampingi kader mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

 

Hal itu disampaikan Ketua PA GMNI Kabupaten Lumajang, dr. Aji Febriakhano, Sp.B., Subsp., Onk (K), M.HFINACS, seusai kembali dipercaya memimpin organisasi tersebut untuk periode berikutnya.Acara ini di adakan di cafe Alka,Jalan Srikaya, Sukodono.

 

Aji mengatakan, kepercayaan untuk kembali memimpin PA GMNI Lumajang akan menjadi momentum untuk melanjutkan program-program organisasi yang telah berjalan sekaligus memperkuat kaderisasi.

 

“Menjadi ketua untuk kedua kalinya, semoga saya bisa meneruskan program-program berikutnya. Harapannya, kader-kader mahasiswa GMNI di Lumajang semakin banyak,” kata Aji.

 

Menurut dia, keberadaan alumni GMNI di sejumlah lembaga strategis juga menjadi modal penting untuk memberikan kontribusi bagi daerah. Ia menyebut salah satunya adalah keberhasilan kader alumni GMNI menduduki posisi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

 

“PA GMNI di Lumajang alhamdulillah sudah berhasil mendudukkan Bung Febri sebagai Ketua KPU, dan sebagian banyak juga di Bawaslu. Di sini ada Bung Lubis,” ujarnya.

 

Aji berharap PA GMNI Lumajang dapat mengambil peran sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Lumajang di bawah kepemimpinan Bupati Indah Amperawati dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma.

 

Menurut dia, kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui gagasan, kritik yang membangun, serta masukan terhadap berbagai persoalan di daerah.

 

“Kami berharap bisa memberikan kontribusi yang nyata buat Pemerintahan Kabupaten Lumajang. Memberikan kontribusi yang positif, kritik yang membangun, dan saya pikir PA GMNI Lumajang bisa menjadi mitra strategis bagi Pemkab Lumajang,” katanya.

 

Fokus Kaderisasi dan Konferda DPD Jawa Timur

 

Aji menjelaskan, dalam jangka pendek PA GMNI Lumajang akan mempersiapkan agenda Konferensi Daerah (Konferda) DPD PA GMNI Jawa Timur.

 

Sementara dalam jangka menengah, organisasi akan menyusun sejumlah program yang berorientasi pada pendampingan dan penguatan mahasiswa GMNI yang masih aktif.

 

“Jangka pendeknya untuk Konferda DPD Jawa Timur. Untuk jangka menengah, tentunya kami akan membuat program-program, terutama untuk mendampingi dan membimbing mahasiswa GMNI yang aktif,” ujarnya.

 

Pendampingan tersebut, lanjut Aji, juga diarahkan untuk merespons berbagai persoalan yang berkembang di Kabupaten Lumajang. PA GMNI akan berupaya memberikan masukan maupun kritik konstruktif kepada pemerintah daerah.

 

“Harapannya, semoga semakin banyak kader GMNI di Lumajang. Bagi yang belum aktif, segera aktif di PA GMNI ke depannya,” katanya.

 

Sementara itu, Sekretaris PA GMNI Kabupaten Lumajang, Mochammad Agil Zawawi, SE, menilai mahasiswa baru memiliki ruang yang besar untuk mengembangkan nalar kritis selama berada di lingkungan perguruan tinggi.

 

Menurut Agil, proses tersebut secara alamiah akan mendorong mahasiswa mengenal berbagai gagasan, termasuk ideologi dan organisasi kemahasiswaan.

 

“Ketika teman-teman mahasiswa baru masuk di perguruan tinggi, nalar kritis mereka tentu mulai tergugah. Pandangan-pandangan skeptisisme juga mulai berkembang. Dengan sendirinya mereka akan mulai mengenal apa itu ideologi dengan berbagai macam pilihannya,” kata Agil.

 

Ia menilai GMNI memiliki ruang untuk menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa dalam mengembangkan pemikiran sekaligus mengaktualisasikan nilai-nilai “Tri Dharma Perguruan Tinggi”.

 

“Kita sebagai Persatuan Alumni GMNI juga siap menyambut, mendampingi, dan mengayomi adik-adik yang bergabung maupun yang sudah bergabung di GMNI Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

 

Agil mengatakan, salah satu hal yang dapat dipelajari kader melalui GMNI adalah aktualisasi ideologi “Marhaenisme” dalam kehidupan sosial.

 

“Kenapa harus bergabung GMNI? Salah satunya aktualisasi ideologi. Ideologi kita adalah Marhaenisme. Aktualisasinya adalah bagaimana kita melawan penindasan terhadap kaum Marhaen,” katanya.

 

Ia berharap kepengurusan baru PA GMNI Lumajang mampu menjalankan visi dan misi organisasi secara berkelanjutan.

 

“Harapan saya secara pribadi, selaku sekretaris, bisa membantu menyukseskan ketua terpilih yang baru, kebetulan ketua saya sebelumnya juga Dokter Aji, terkait visi, misi, dan pandangan beliau mengenai arah organisasi ke depan,” ujar Agil.(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin