JAKARTA, KABARNUSA24.COM
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara menghadirkan program layanan PASPORIA atau Paspor Minggu Ceria dengan menyediakan 100 kuota permohonan paspor di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman, tepatnya di lokasi Wisma KEIAI, Minggu (11‑10‑2026). Seluruh kuota tersebut berhasil terlayani hanya dalam waktu dua jam sejak layanan dibuka oleh petugas keimigrasian.
Program ini merupakan salah satu terobosan untuk mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat luas, terutama para pekerja yang memiliki jadwal padat dari hari Senin hingga Jumat. Selama ini banyak warga mengeluh kesulitan meluangkan waktu untuk mengurus dokumen perjalanan saat jam kerja kantor berlangsung.
Melalui PASPORIA, masyarakat kini memiliki alternatif resmi untuk mengurus permohonan atau perpanjangan paspor pada hari libur akhir pekan. Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi jajaran Imigrasi Jakarta Utara untuk menyapa warga secara langsung di tengah aktivitas ruang publik yang ramai.
Kegiatan PASPORIA diawali dengan senam bersama yang menghadirkan suasana sehat dan ceria di lokasi CFD. Warga yang sedang menikmati kendaraan bebas bermotor pun dapat mendatangi stan layanan untuk mendapatkan informasi lengkap terkait persyaratan pengurusan paspor baru maupun perpanjangan.
Bagi banyak pekerja, kehadiran PASPORIA menjadi jawaban yang sangat dinantikan. Salah satu pemohon yang hadir, Sisil, mengaku selama ini kesulitan meluangkan waktu untuk mengurus paspor karena jadwal pekerjaan yang padat setiap hari kerja.
Menurut Sisil, program PASPORIA memberikan pilihan waktu yang lebih fleksibel, sehingga ia tidak perlu lagi mengambil cuti kerja hanya untuk mengurus dokumen perjalanan tersebut. Ia juga mengapresiasi keramahan petugas yang melayani dengan sabar dan jelas.
Pengalaman positif yang dirasakan Sisil membuat seluruh proses pengurusan paspor terasa lebih nyaman dan tidak merepotkan. Kehadiran layanan akhir pekan ini menjadi jawaban nyata atas kebutuhan masyarakat yang menginginkan akses pelayanan publik yang sesuai dengan ritme aktivitas sehari‑hari.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara, Rendra Mauliansyah, menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan paspor bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu pendekatan utama yang dilakukan adalah menghadirkan layanan langsung di luar gedung kantor agar akses semakin luas.
“PASPORIA merupakan salah satu upaya kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan paspor agar semakin mudah diakses masyarakat. Kami memahami bahwa tidak semua pemohon memiliki keleluasaan waktu pada hari kerja. Karena itu, layanan akhir pekan menjadi alternatif untuk membantu masyarakat mengurus paspor dengan lebih nyaman,” ujar Rendra Mauliansyah kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa strategi jemput bola ini harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya dengan menghadirkan stan layanan di ruang publik pada momen tertentu, tetapi juga melalui penyebaran informasi yang mudah dipahami oleh seluruh kalangan masyarakat.
“Strategi jemput bola kami lakukan dengan mendekatkan pelayanan dan informasi kepada masyarakat. Kami ingin pemohon mengetahui prosedur dan persyaratan dengan jelas, sekaligus mendapatkan pelayanan yang ramah, tertib, dan profesional. Dengan begitu, masyarakat semakin mudah mengakses layanan Imigrasi Jakarta Utara,” lanjutnya.
Langkah inovasi ini dinilai penting mengingat lokasi kantor Imigrasi Jakarta Utara berada di kawasan industri dan pergudangan, yang bagi sebagian warga cukup sulit dijangkau pada jam kerja. Pelayanan di ruang publik seperti CFD menjadi cara untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus mengenalkan pilihan layanan yang tersedia.
Sejumlah figur publik yang pernah mengurus paspor di kantor tersebut juga turut memberikan apresiasi terhadap kualitas pelayanan yang diberikan. Mereka menyampaikan pengalaman pribadi yang positif saat berurusan dengan petugas keimigrasian Jakarta Utara.
Penyanyi Agnez Mo mengapresiasi keramahan petugas, kecepatan pelayanan, serta kebersihan lingkungan kantor saat ia melakukan perpanjangan paspor beberapa waktu lalu.
Aktor Ferry Salim juga menyampaikan pengalaman positif ketika mendampingi anaknya mengganti paspor yang telah kedaluwarsa. Ia menilai petugas membantu seluruh proses pelayanan dengan ramah dan penjelasan yang mudah dipahami.
Sementara itu, aktor Joe Taslim mengapresiasi petugas yang dinilainya sangat informatif saat ia mengurus penggantian paspor yang sudah penuh cap perjalanan. Pebulu tangkis nasional Jonatan Christie juga menyebut proses penggantian paspornya berlangsung cepat setelah dokumen lamanya penuh.
Pengalaman para pemohon tersebut menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh kelancaran proses administrasi semata, tetapi juga oleh keramahan petugas, kejelasan informasi, kebersihan fasilitas, dan efisiensi waktu yang diberikan kepada pemohon.
Meskipun telah mendapatkan banyak apresiasi dari masyarakat, jajaran Imigrasi Jakarta Utara menyatakan bahwa peningkatan kualitas layanan ini harus dijaga secara konsisten agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga dari berbagai wilayah.
Program PASPORIA sendiri menjadi salah satu alternatif pelayanan paspor pada akhir pekan yang ditujukan khusus bagi masyarakat dengan keterbatasan waktu pada hari kerja. Pelaksanaannya di kawasan CFD juga membuka kesempatan bagi pihak Imigrasi untuk memperkuat komunikasi langsung dengan warga.
Selain inovasi terkait waktu pelayanan, penyampaian informasi mengenai persyaratan, prosedur, dan mekanisme permohonan menjadi bagian penting dari strategi jemput bola yang dijalankan. Dengan pendekatan tersebut, pelayanan paspor diharapkan semakin mudah dijangkau, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(Rizky Tile)







