Foto : Ketua KONI Kabupaten Lumajang Budi Andika Pratama,Ketua ketua ESI Kabupaten Lumajang M.Syahrul, peserta
Judul :
Esport Lumajang 2026 Bidik Atlet Muda, KONI Siapkan Regenerasi Menuju Porprov Jatim 2027
LUMAJANG,Kabarnusa24.Com.Minggu,1/11/2026 – Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Esport Lumajang 2026 menjadi salah satu langkah untuk menjaring atlet-atlet muda potensial yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X tahun 2027.Acara ini di selenggarakan di Cafe Alka,Jalan Srikaya, Sukodono, Lumajang.
Ajang yang mempertandingkan gim Mobile Legends dan Free Fire tersebut tidak sekadar menjadi ruang kompetisi bagi generasi muda, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun pembinaan olahraga elektronik atau Esport di Kabupaten Lumajang.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lumajang, Budi Satria Andhika, S.E., M.M., mengatakan, penyelenggaraan Kejurkab Esport diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang dapat memperkuat kontingen Lumajang pada Porprov Jatim 2027.
Menurut Budi, kelompok usia peserta dalam kejuaraan tersebut telah disesuaikan dengan regulasi Porprov, yakni rentang usia 12 hingga 25 tahun.
“Dengan diadakannya Kejurkab Esport Lumajang ini, kami berharap muncul bibit-bibit atlet Esport potensial yang bisa dipersiapkan untuk Porprov Jatim X tahun 2027 mendatang,” ujarnya.
KONI Lumajang juga berharap Pengurus Kabupaten Esport Indonesia (Pengkab ESI) Lumajang dapat menggelar kejuaraan secara rutin setiap bulan.
Pelaksanaannya diharapkan bergantian di sejumlah lokasi, seperti kafe maupun hotel, sehingga perkembangan dan prestasi atlet, khususnya generasi Z, dapat terus dipantau.
Dengan kompetisi yang berkelanjutan, proses pembinaan diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan mampu menciptakan ekosistem Esport yang lebih kompetitif dan terarah.
Sementara itu, Ketua ESI Kabupaten Lumajang, Muhammad Syahrul, menyampaikan bahwa Kejurkab Esport Lumajang 2026 diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Pancasila ke-67.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah pencarian atlet-atlet berbakat yang diproyeksikan mengikuti kompetisi pada tingkat kabupaten, provinsi, hingga jenjang yang lebih tinggi.
Dalam kejuaraan tersebut, terdapat dua kategori permainan yang dipertandingkan, yakni Mobile Legends dan Free Fire. Kompetisi diikuti puluhan tim dengan peserta yang berasal dari kalangan pelajar SMP, SMA, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Peserta yang mengikuti kejuaraan ini berada pada rentang usia 12 hingga 25 tahun. Mereka berkompetisi sejak pagi hingga sore hari untuk memperebutkan posisi juara pertama, kedua, dan ketiga.
Penyelenggaraan Kejurkab Esport Lumajang 2026 mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Pemuda Pancasila, KONI, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Cafe Alka.
Total hadiah yang diperebutkan dalam kejuaraan tersebut mencapai Rp5 juta, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp10.000 per tim.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak atlet Esport berbakat yang lahir dari Kabupaten Lumajang. Tidak hanya mampu bersaing di tingkat regional dan nasional, tetapi juga berpeluang menembus kompetisi internasional.
Selain itu, kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang Esport melalui kompetisi yang positif, terarah, dan berprestasi.
* Mobile Legends: 48 tim.
* Free Fire: 33 tim.
* Jika dijumlahkan, totalnya 81 tim.
* Disebutkan pula total peserta 360 orang dan biaya pendaftaran Rp10.000 per tim.
( D.S )