Berita

Kemenhaj Bondowoso Bentuk Satgas Istitha’ah Kesehatan Haji, Libatkan Lintas Instansi dan Tokoh Agama

15
×

Kemenhaj Bondowoso Bentuk Satgas Istitha’ah Kesehatan Haji, Libatkan Lintas Instansi dan Tokoh Agama

Sebarkan artikel ini
Kemenhaj Bondowoso Bentuk Satgas Istitha’ah Kesehatan Haji, Libatkan Lintas Instansi dan Tokoh Agama

BONDOWOSO – Kabarnusa24.com

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bondowoso membentuk Satuan Tugas (Satgas) Istitha’ah Kesehatan Jemaah Haji sebagai langkah memperkuat pengawasan, pendampingan, serta edukasi kesehatan bagi calon jemaah haji.

Kegiatan pembentukan Satgas tersebut berlangsung di Kantor Kemenhaj Kabupaten Bondowoso, Selasa (3/11/2026).

Kemenhaj Bondowoso Bentuk Satgas Istitha’ah Kesehatan Haji, Libatkan Lintas Instansi dan Tokoh Agama

Kepala Kementerian Haji Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Astono, M.H.I., dalam keterangannya menjelaskan bahwa pembentukan Satgas ini bertujuan memastikan seluruh calon jemaah haji memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu persyaratan utama sebelum memperoleh izin keberangkatan ke Tanah Suci.

Menurut Astono, Satgas Istitha’ah Kesehatan memiliki sejumlah tugas penting, di antaranya memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat agar calon jemaah bersedia menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas sesuai wilayah masing-masing.

Selain itu, Satgas juga akan melakukan pendekatan dan pendampingan secara persuasif terhadap calon jemaah yang masih enggan menjalani pemeriksaan kesehatan dengan berbagai alasan.

Langkah tersebut dinilai penting karena status istitha’ah kesehatan menjadi salah satu ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon jemaah haji.

Dengan demikian, kesiapan kesehatan jemaah dapat dipastikan sebelum pelaksanaan ibadah haji.

Astono menambahkan, keberadaan Satgas juga diharapkan dapat memberikan perlindungan dan dukungan kepada tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal ini sekaligus menjadi upaya mencegah terjadinya kesalahpahaman antara calon jemaah dengan petugas medis, khususnya ketika hasil pemeriksaan menyatakan seseorang belum memenuhi kriteria istitha’ah kesehatan.ujarnya

Melalui edukasi dan komunikasi yang baik, calon jemaah diharapkan dapat memahami bahwa pemeriksaan kesehatan bukan untuk menghambat keberangkatan, melainkan sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Satgas Istitha’ah Kesehatan Jemaah Haji Kabupaten Bondowoso melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Di antaranya perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Dinas Kesehatan, Polres, Kodim, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Bondowoso.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan memperluas penyampaian informasi kepada masyarakat, sehingga program pemeriksaan kesehatan jemaah haji dapat berjalan lebih optimal.

Penulis