BeritaDaerah

Madrawi Kritik Pengecoran Proyek Lapangan di SMP Islam Al Maliyah: “Masih Tergenang Air dan Ditumbuhi Rumput, Kok Langsung Dicor?”

17
×

Madrawi Kritik Pengecoran Proyek Lapangan di SMP Islam Al Maliyah: “Masih Tergenang Air dan Ditumbuhi Rumput, Kok Langsung Dicor?”

Sebarkan artikel ini
Madrawi Kritik Pengecoran Proyek Lapangan di SMP Islam Al Maliyah: "Masih Tergenang Air dan Ditumbuhi Rumput, Kok Langsung Dicor?"

Bekasi-30 Juni 2025 –Media kabarnusa24.com.

Proyek pembangunan lapangan voli dan bulu tangkis di SMP Islam Al Maliyah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, menuai sorotan tajam dari warga. Proyek yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bekasi ini dikritik karena dinilai dikerjakan secara asal-asalan.

Madrawi, warga sekaligus alumni SMP Islam Al Maliyah yang dikenal dengan julukan “Sakerah Elang Utara”, melakukan teguran langsung kepada pihak pelaksana proyek di lokasi pembangunan. Ia menyoroti kondisi lapangan yang masih tergenang air dan dipenuhi rumput, namun terus berlangsung dilakukan pengecoran tanpa persiapan yang memadai.

“Kenapa masih ada rumput dan genangan air kok langsung dicor? Tidak dikeringkan dulu. Apakah ini tidak direncanakan dengan baik?” ujar Madrawi kepada pengawas proyek di lokasi, dengan nada geram.

Menurutnya, pekerjaan seharusnya diawali dengan pembersihan dan pemasangan LPB (lapisan pondasi bawah) sebelum proses pengecoran dilakukan. Ia menilai tahapan-tahapan penting tersebut diabaikan, bahkan saat pengecoran berlangsung dalam kondisi hujan.

Madrawi juga menyampaikan keluhannya kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Imam, melalui media.

“Pak Imam, ini bagaimana? Lapangannya masih tanah dan rumput belum dibersihkan, kok langsung dicor. Apalagi saat pengecoran turun hujan. Kalau dibiarkan begini, apa bisa kuat? Ini kerjaan siapa, Pak?” ucapnya.

Ia meminta Dispora segera turun tangan mengevaluasi proyek tersebut agar kualitas pembangunan terjamin dan anggaran tidak terbuang sia-sia. Madrawi menegaskan pentingnya pengawasan ketat dan pelaksanaan yang sesuai standar teknis demi keberlangsungan fasilitas olahraga yang bermanfaat bagi siswa dan masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi belum memberikan pernyataan resmi atas kritik yang disampaikan.

DRY

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin