Berita

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Dirreskrimum dan Kapolres, Tegaskan Profesionalisme dan Sinergi Jadi Kunci Hadapi Tantangan

22
×

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Dirreskrimum dan Kapolres, Tegaskan Profesionalisme dan Sinergi Jadi Kunci Hadapi Tantangan

Sebarkan artikel ini
Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Dirreskrimum dan Kapolres, Tegaskan Profesionalisme dan Sinergi Jadi Kunci Hadapi Tantangan

 

SURABAYA – Kabarnusa24.com

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dirreskrimum dan Kapolres jajaran yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si.

Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Gedung Mahameru, Surabaya.(8/7/2025)

Kegiatan ini juga dihadiri Wakapolda Jatim, Irwasda, Pejabat Utama, para Kapolres, pengurus Bhayangkari, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim menyampaikan bahwa mutasi jabatan di tubuh Polri merupakan proses yang wajar dan strategis dalam rangka regenerasi serta peningkatan kinerja organisasi.

Ia menegaskan bahwa dinamika organisasi harus terus dikelola secara adaptif agar mampu menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks.

“Terimakasih dan apresiasi atas kinerja dan capaian prestasi serta dedikasi yang saudara tunjukkan selama masa pengabdian di Polda Jatim,” ungkap Irjen Nanang.

BACA JUGA:  Apresiasi Pihak yang Sukseskan Sertipikasi Tanah Ulayat, Menteri AHY Berikan Penghargaan untuk World Bank, WRI, dan para Akademisi dalam Konferensi Internasional di Bandung Bandung - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengapresiasi pihak-pihak yang berkontribusi mendukung serta memberi keadilan bagi Masyarakat Hukum Adat di Indonesia. Apresiasi diberikan secara langsung kepada individu maupun pemerintah/lembaga/universitas dalam kegiatan International Meeting on Best Practices of Ulayat Land Registration in Indonesia and ASEAN Countries pada Rabu (05/09/2024) di The Trans Luxury Hotel, Bandung. “Capaian (pendaftaran tanah ulayat, red) ini merupakan hasil dari kolaborasi yang hebat antara lembaga pemerintah, masyarakat setempat, akademisi, dan mitra internasional. Kami juga telah bekerja sama erat dengan universitas untuk memastikan bahwa upaya kami didasarkan pada penelitian, berlandaskan pada nilai-nilai dan prinsip-prinsip adat, dan responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat setempat,” jelas Menteri AHY. Dengan didukung penelitian dari universitas membantu memperkuat kebijakan terkait pendaftaran tanah ulayat. Terbukti, untuk capaian sertipikasi tanah ulayat sudah terdapat 24 Sertipikat Hak Pengelolaan (HPL) tanah ulayat yang mencakup hampir 850.000 hektare tanah di Sumatra Barat, Papua, Jawa Barat, Bali, dan Jambi. Tahun ini, Kementerian ATR/BPN telah menargetkan untuk menyertipikasi 10.000 hektare tanah di empat provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Selatan. Salah satu pihak yang mendukung percepatan sertipikasi tersebut adalah Farida Patittingi, penerima penghargaan atas dedikasinya sebagai akademisi yang berkontribusi dalam pengembangan peraturan sekaligus mendukung serta memberikan pembelaan terhadap hak-hak Masyarakat Hukum Adat. “Kami melakukan riset, melakukan berbagai seminar yang mendukung Kementerian ATR/BPN dalam melakukan inventarisasi dan sertipikasi tanah ulayat, serta memberikan rekomendasi, sehingga terwujud satu kebijakan, dalam bentuk Peraturan Menteri,” terang Farida Patittingi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor III, Universitas Hasanuddin. Menurutnya, Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 14 Tahun 2024 patut diapresiasi. “Saya kira, ini adalah satu kebijakan pemerintah yang patut diapresiasi. Ini adalah bentuk political will pemerintah dalam merealisasikan kehendak konstitusi atau kehendak rakyat pada umumnya, dan secara khusus Masyarakat Hukum Adat dalam memberikan perlindungan terhadap hak-hak mereka,” pungkas Farida Patittingi. Selain Farida Patittingi, ada juga Wakil Rektor III Universitas Andalas, Kurnia Warman yang mendapat penghargaan sama atas dedikasi dalam menemukan aturan yang membela Masyarakat Hukum Adat di Provinsi Sumatra Barat. Selain itu, terdapat 8 penerima penghargaan lain yang diberikan dalam kesempatan ini. Penerima tersebut antara lain World Resources Institute atas kerja sama dalam membantu penyusunan Buku Saku Pendaftaran Tanah Ulayat; Universitas Andalas, Universitas Hasanuddin, Universitas Syiah Kuala, dan Universitas Sumatra Utara atas keterlibatannya dalam pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi tanah ulayat; Bupati Tanah Datar sebagai tonggak sejarah Masyarakat Hukum Adat di Provinsi Sumatra Barat; Wali Kota Sungai Penuh sebagai tonggak sejarah Masyarakat Hukum Adat di Provinsi Jambi; dan Pj. Bupati Jayapura sebagai tonggak sejarah Masyarakat Hukum Adat di Provinsi Papua. Adapun dalam Konferensi Internasional pertama di Indonesia yang membahas mengenai Pendaftaran Hak atas Tanah Ulayat ini, hadir ratusan peserta yang berasal dari berbagai negara. Di antaranya perwakilan World Bank, World Resources Institute, perwakilan Lembaga Pertanahan Luar Negeri se-Asia Tenggara: perwakilan National Committee of Indigenous People (NCIP) Filipina, perwakilan Department of Agriculture Land Management (DALAM) Ministry of Agriculture and Forestry of Laos, perwakilan Office of the National Land Policy Board Thailand, perwakilan Department of Land Thailand; perwakilan Masyarakat Hukum Adat dari 9 provinsi di Indonesia; peserta dari Kementerian ATR/BPN; perwakilan dari kementerian terkait; para akademisi, organisasi mahasiswa, serta perwakilan beberapa universitas yang aktif dalam meneliti dan memperjuangkan masyarakat hukum adat di Indonesia. (GE/PHAL) #AHYMenteriATR #KementerianATRBPN #MelayaniProfesionalTerpercaya #MajuDanModern #MenujuPelayananKelasDunia #SetiapKitaAdalahHumas #SetiapKitaAdalahAmbassador Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional X: x.com/kem_atrbpn Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/ Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn Situs: atrbpn.go.id PPID: ppid.atrbpn.go.id

Kapolda Jatim juga mendoakan semoga para pejabat yang lama maupun yang baru senantiasa diberikan kelancaran, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah melalui tugas di Kepolisian.

Adapun pejabat yang mutasi antara lain Dirreskrimum Polda Jatim, Brigjen Pol Dr. Farman, S.H., S.I.K., M.H, Kapolres Bojonegoro,AKBP Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si, Kapolres Probolinggo,AKBP Wisnu Wardana, S.H., S.I.K.

Sementara itu, pejabat baru yang resmi dilantik dalam acara ini antara lain:
• Kombes Pol Widi Atmoko, S.I.K., M.H.. sebagai Dirreskrimum Polda Jatim,
• AKBP Bimo Ariyanto, S.H., S.I.K. sebagai Kabagbinkar RO SDM,
• AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. sebagai Kapolres Kediri,
• AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Kapolres Kediri Kota,
• AKBP Mohammad Zainur Rofik, S.I.K. sebagai Wakapolresta Sidoarjo,
• AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si. sebagai Kapolres Madiun,
• AKBP Daniel Somanonasa, S.I.K., M.H. sebagai Wadirreskrimsus,
• AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Kapolres Mojokerto Kota,
• AKBP Afrian Satya Permadi, S.H., S.I.K., M.I.K. sebagai Kapolres Bojonegoro,
• AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. sebagai Kapolres Probolinggo.

Kepada seluruh pejabat baru, Kapolda Jatim berpesan agar terus melanjutkan program-program positif yang telah dirintis, meningkatkan sinergi lintas sektoral, memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan, serta menjaga integritas dan kedisiplinan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

(Ilham Ilyas /Hms)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin