Berita

Portadin Jakarta Terlibat dalam FGD Penguatan Layanan Ketenagakerjaan Inklusif DKI

0
×

Portadin Jakarta Terlibat dalam FGD Penguatan Layanan Ketenagakerjaan Inklusif DKI

Sebarkan artikel ini
Portadin Jakarta Terlibat dalam FGD Penguatan Layanan Ketenagakerjaan Inklusif DKI
Foto: Humas PORTADIN

Jakarta – Kabarnusa24.com

Perkumpulan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (Portadin) Jakarta turut serta dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Penguatan Layanan Ketenagakerjaan Inklusif melalui Sistem Digital Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) Provinsi DKI Jakarta pada Selasa (5/8/2025). Kegiatan berlangsung di Ruang Lotus 3 Sky Ballroom, Lantai 27, Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat.

FGD dibuka oleh Kepala Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta, Drs. Syaripudin, M.Si, yang menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem kerja yang inklusif.

Portadin Jakarta Terlibat dalam FGD Penguatan Layanan Ketenagakerjaan Inklusif DKI
Foto: Humas PORTADIN

“Kami meyakini setiap individu, termasuk teman-teman disabilitas, memiliki potensi yang dapat berkontribusi bagi pembangunan kota. Melalui kolaborasi lintas sektor, kita ingin menciptakan ekosistem kerja yang inklusif, berkeadilan, dan memberdayakan semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Chiko Hakim, Staf Khusus Presiden, menekankan bahwa penyandang disabilitas harus dipandang sebagai potensi pembangunan, bukan sekadar kelompok rentan.

“Program ini bukan semata-mata membantu penyandang disabilitas, melainkan membantu kota dan negara kita agar semua orang dapat berpartisipasi dan terlibat. Jakarta harus menjadi kota global yang memberi ruang bagi setiap warga untuk berkarya,” ungkapnya.

Poin Diskusi Utama FGD

* Penetapan kuota kerja disabilitas (pemerintah 1%, swasta 2%).
* Perluasan kesempatan bagi disabilitas non-fisik seperti autisme, ADHD, dan Down syndrome melalui pelatihan adaptif.
* Penguatan peran ULD sebagai pusat data, pelatihan, dan penyaluran kerja.
* Kemitraan antara Disnaker, lembaga pendidikan khusus, dan dunia usaha.
* Integrasi fitur pelatihan, magang, dan lowongan kerja inklusif di ULD Digital.
* Penegakan regulasi dan sanksi bagi perusahaan yang tidak memenuhi kuota.
* Integrasi website ULD dengan karir.jakarta.go.id.

Keterlibatan Portadin Jakarta dalam forum ini memperkuat jejaring lintas sektor demi memastikan penyandang disabilitas memiliki akses setara terhadap informasi dan kesempatan kerja. Diskusi ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju Jakarta yang lebih inklusif, modern, dan berkeadilan sosial.

RED

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin