Setor Madu Jadi Instrumen.Bupatu Lumajang Kontrol Pelayanan Publik
Lumajang, kabarnusa 24.Com.Kamis ,25/9/2025.Bupati Lumajang, Indah Amperawati menegaskan kembali “Peran strategis Setor Madu sebagai instrumen pemerintah daerah dalam mengontrol kualitas pelayanan publik. Hal itu disampaikan saat dirinya memimpin apel pagi di halaman Kantor Kecamatan Pasirian, Rabu,24/9/2025
Menurut Indah, Setor Madu bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana evaluasi langsung bagi pimpinan daerah untuk menilai kinerja aparatur serta menyerap aspirasi masyarakat.
“Saya ingin memastikan pelayanan pemerintah berjalan baik, efektif, dan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Indah
Kehadiran Bupati secara langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mendekatkan pemerintahan dengan warga. Melalui dialog terbuka bersama perangkat desa, guru, maupun masyarakat, pemerintah daerah dapat memperoleh masukan yang relevan untuk penyempurnaan program pembangunan.
“Dengan Setor Madu, pemerintah bisa mendengar langsung kebutuhan warga dan segera menindaklanjuti hal-hal yang perlu perbaikan,” tegas Indah.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk meninjau fasilitas publik, termasuk layanan pendidikan, sebagai salah satu sektor prioritas pembangunan di Lumajang. Evaluasi di lapangan menjadi penting agar kebijakan yang dijalankan selaras dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Setor Madu dinilai memiliki nilai strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Dengan model partisipatif ini, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi hambatan pelayanan, mencari solusi, sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat.
“Pelayanan publik tidak cukup dikelola dari kantor saja, tetapi harus dikontrol langsung di lapangan. Melalui Setor Madu, kita hadir, mendengar, dan memastikan masyarakat terlayani dengan baik,” jelas Indah.
Dengan pendekatan ini, Setor Madu menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Kedekatan pemimpin dengan warga tidak hanya membangun kepercayaan publik, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap pembangunan daerah.(D.S)







