Kabarnusa24.com-Meningkatnya isu dan pemberitaan terkait potensi bencana alam akibat pergerakan Sesar Lembang akhir-akhir ini, Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) menyelenggarakan Focus Group Discusion (FGD) mengenai mitigasi gempa bumi Sesar Lembang dan kesiapsiagaan di lingkungan apartemen.
Acara yang digelar di Apartemen Parahyangan Residence, Jalan Cimbuleuit, Kota Bandung, Kamis (25/9/2025) ini diikuti oleh seluruh penghuni dan pemilik rumah susun
Selain itu, untuk mensosialisasikan mitigasi bencana, P3SRS menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat
Ketua P3SRS Parahyangan Residence, Ahmad Kosim Asmari mengatakan, sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan para penghuni apartemen.
Seperti diketahui, wilayah Kota Bandung termasuk daerah yang memiliki potensi rawan gempa jika sistem Sesar Lembang kembali aktif.
“Kita harus siap menghadapi segala situasi yang mungkin saja terjadi tanpa kita duga. Bandung termasuk daerah yang pasti terdampak jika sesar itu kembali bergerak,”kata Ahmad Kosim Asmari.
Acara yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB hingga pukul 14.00 WIB diisi dengan berbagai kegiatan tanggap bencana.
Pada kesempatan tersebut, BPBD Jawa Barat Juga memastikan kondisi bangunan apartemen.
Beberapa hal yang menjadi penilaian adalah, aspek sarana prasarana keselamatan, aspek manajemen SOP (team siaga bencana), serta aspek SDM pengelola/penghuni yang memiliki pengetahuan yang dibuktikan dengan sosialisasi dan kegiatan rutin.
Berdasarkan pengecekan, gedung apartemen Parahyangan Residence memenuhi standarisasi yang telah ditentukan.
P3SRS pun berharap, adanya sosialisasi ini bisa memberi pemahaman bagi para penghuni, pemilik rumah susun dan apartemen akan pentingnya meningkatkan kewaspadaan.
“Bagaimanapun kita harus siap namun tetap tenang jika situasi ini sampai terjadi,”ungkapnya.
Ke depan, selain BPBD, pihaknya juga akan mengundang BMKG untuk memberi pengetahuan tentang kondisi dan situasi terkini Sesar Lembang serta wilayah-wilayah rawan gempa.
“Sosialisasi ini akan terus dilaksanakan diseluruh apartemen di Jawa Barat, karena potensi bencana itu bisa terjadi dimana saja dan kapan saja,”tutup Ahmad Kosim Asmari yang juga Ketua Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (P3RSI) DPD Jawa Barat.
Selain itu juga, sebagai Ketua P3RSI, dirinya mengajak seluruh penghuni, pemilik dan pengelola rumah susun untuk bergabung dalam organisasi P3RSI.***







