Bondowoso –Kabarnusa24.com
Pada Sabtu, 1 November 2025, sebanyak 10 ton kopi arabika spesialti jenis Java Ijen‑Raung resmi dilepas untuk diekspor ke Taiwan.
Pelepasan dilakukan oleh Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, bersama Bupati Abd Hamid Wahid di desa Rejoagung, Kecamatan Sumberwringin.
Bupati Abd Hamid Wahid menyatakan, “Keberhasilan ini bukan hanya sekadar ekspor, tetapi merupakan bukti nyata dari kerja keras petani, pelaku usaha, akademisi, dan pemerintah yang bekerja bersama.”
Kopi yang tumbuh di lereng Gunung Ijen-Raung ini telah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis (IG), yang menjamin mutu dan keaslian produknya.Tuturnya
Melalui ekspor ini, Bondowoso semakin menegaskan dirinya sebagai pusat penghasil kopi spesialti terbaik di Jawa Timur dan siap menembus pasar global. Para petani terus didorong untuk meningkatkan kapasitas, menerapkan teknologi pascapanen, serta memperbaiki kemasan dan branding agar produk makin kompetitif.pungkasnya
Dukungan institusi pemerintah provinsi sangat krusial — mulai dari fasilitasi ekspor, pembinaan petani, hingga promosi produk unggulan daerah. Bupati mengajak semua pihak untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah nyata meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha.
Kita tunjukkan bahwa potensi daerah bila dikelola dengan serius dan kolaborasi, bisa membawa manfaat besar, tidak hanya bagi Bondowoso atau Jawa Timur, tapi untuk Indonesia di mata dunia,” tambahnya.







