Berita

RSUD Dr. Iskak Tulungagung Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Melalui Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)

7
×

RSUD Dr. Iskak Tulungagung Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Melalui Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)

Sebarkan artikel ini
RSUD Dr. Iskak Tulungagung Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Melalui Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)

Tulungagung – Sebagai rumah sakit tipe A yang menjadi rujukan tertinggi layanan kesehatan di Kabupaten Tulungagung dan wilayah sekitarnya, RSUD Dr. Iskak Tulungagung terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu upaya peningkatan tersebut dilakukan melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) bidang kesehatan, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan alat kesehatan sesuai standar di berbagai unit pelayanan.

Kepala RSUD Dr. Iskak Tulungagung menjelaskan bahwa alokasi anggaran DBHCHT difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana alat kesehatan di beberapa layanan utama, meliputi pelayanan rawat jalan, pelayanan kemoterapi, pelayanan perawatan intensif, pelayanan pembedahan, dan pelayanan

gawat darurat (IGD).

Pelayanan Rawat Jalan
Pada layanan rawat jalan, pengadaan alat kesehatan difokuskan untuk sejumlah klinik, antara lain klinik anak, klinik paru, klinik jantung, klinik saraf, klinik rehabilitasi medik, serta klinik gigi dan mulut. Khusus pada klinik gigi dan mulut, RSUD Dr. Iskak saat ini memiliki enam dokter gigi spesialis, yaitu Spesialis Konservasi Gigi, Periodonsia, Prostodonsia, Penyakit Mulut, Pedodonsia, dan Orthodonti. Sementara itu, klinik anak dan klinik jantung yang kini menempati gedung poli baru juga memerlukan tambahan alat kesehatan untuk menunjang pelayanan yang optimal.

Pelayanan Kemoterapi

Pelayanan kemoterapi di RSUD Dr. Iskak merupakan pusat rujukan kemoterapi bagi wilayah Tulungagung dan sekitarnya. Layanan ini memberikan penanganan komprehensif bagi pasien kanker, mulai dari diagnosis, tindakan operasi, hingga kemoterapi. Dengan jumlah pasien yang terus meningkat, dukungan DBHCHT digunakan untuk memenuhi kebutuhan alat kesehatan agar pelayanan tetap maksimal.

Pelayanan Perawatan Intensif dan Bedah Jantung

Sebagai rumah sakit tipe A, RSUD Dr. Iskak telah mampu melakukan operasi bedah jantung terbuka. Untuk mendukung tindakan medis berisiko tinggi tersebut, dibutuhkan ruang perawatan intensif yang lengkap dan sesuai standar. Ruang intensif ini memiliki peran penting dalam proses pemulihan pascaoperasi serta menjadi faktor penentu keberhasilan outcome pasien.

Pelayanan Bedah Sentral

Unit pelayanan bedah sentral merupakan salah satu layanan krusial di RSUD Dr. Iskak dengan volume operasi yang tinggi. Oleh karena itu, peningkatan kualitas kamar operasi—baik dari segi SDM, alat, maupun sarana prasarana—menjadi prioritas pemanfaatan dana DBHCHT untuk menjamin keamanan dan mutu layanan pembedahan.

Pelayanan Gawat Darurat (IGD)

Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. Iskak Tulungagung didukung dengan sistem Tulungagung Emergency Medical Services (TEMS) sebagai bagian dari Public Service Center (PSC). Melalui call center 0355-320119, masyarakat dapat mengakses layanan pra-rumah sakit dengan cepat dan terkoordinasi. Selain itu, IGD RSUD Dr. Iskak juga mendukung program unggulan SKA (Sistem Kegawatdaruratan Akut) yang menangani pasien serangan jantung secara cepat dan tepat.

Dengan adanya dukungan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), RSUD Dr. Iskak Tulungagung berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memenuhi standar fasilitas pelayanan medis, serta memperluas jangkauan pelayanan bagi masyarakat Tulungagung dan sekititarnya.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin