Indramayu, Kabarnusa24.com
Dugaan praktik penyalahgunaan kartu bantuan sosial kembali mencuat di tengah masyarakat. Sejumlah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mengaku dikibuli oleh oknum kelompok maupun agen yang diduga sengaja mengumpulkan kartu-kartu tersebut dengan berbagai dalih.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, modus yang digunakan cukup beragam. Beberapa warga mengaku diminta menyerahkan kartu KKS atau PKH dengan alasan akan dilakukan pendataan ulang, penyesuaian rekening, atau pembaruan saldo bantuan. Namun setelah kartu diserahkan, warga justru tidak lagi menerima bantuan sebagaimana mestinya.
Beberapa penerima manfaat juga menuturkan bahwa kartu mereka ditahan pihak tertentu selama berbulan-bulan tanpa penjelasan yang jelas. Ada pula dugaan bahwa pencairan bantuan dilakukan tanpa sepengetahuan pemilik kartu, sehingga dana tidak pernah sampai kepada keluarga yang berhak.
Masyarakat berharap pemerintah desa, pendamping sosial, serta dinas terkait turun tangan untuk memastikan tidak ada pihak yang mengambil keuntungan dari ketidaktahuan penerima manfaat. Mereka menegaskan bahwa bantuan sosial seharusnya diterima secara utuh oleh keluarga yang memang membutuhkan, bukan dimanfaatkan oleh oknum untuk kepentingan pribadi.







