Berita

Warga Sekitar Gunung Kebun Jambu Pancuran Gerobak Ketakutan Longsor Susulan, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

9
×

Warga Sekitar Gunung Kebun Jambu Pancuran Gerobak Ketakutan Longsor Susulan, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

Sebarkan artikel ini
Warga Sekitar Gunung Kebun Jambu Pancuran Gerobak Ketakutan Longsor Susulan, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

SIBOLGA —Kabarnusa24.com) Kepanikan kembali menyelimuti warga Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga, setelah kawasan perbukitan di sekitar Gunung Kebun Jambu kembali menunjukkan tanda-tanda pergerakan tanah. Lokasi yang hanya berjarak puluhan meter dari SPBU Kebun Jambu itu kini dinilai berada dalam kondisi sangat rawan longsor susulan, terutama setelah longsor sebelumnya menghantam Komplek Perumahan Kebun Jambu dan menyebabkan belasan rumah rusak berat,Kamis.4/12/2025)

Material longsor berupa tanah, batu, dan kayu berukuran besar sebelumnya menghantam dinding rumah warga hingga menembus dua lantai bangunan. Meski tidak ada korban jiwa, kondisi tebing yang semakin rapuh membuat warga hidup dalam ketakutan setiap kali hujan turun.

Sebagian warga memilih tetap bertahan dengan rasa cemas, sementara lainnya sudah mulai mengungsi ke rumah kerabat demi keselamatan keluarga. Potensi bencana susulan dinilai sangat tinggi, terutama ketika intensitas hujan meningkat.

salah seorang warga yang rumahnya terdampak, menyampaikan kegelisahan dan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan pemerintah.

“Tolong pemerintah serius menangani longsor ini sebelum memakan korban. Kami masih ketakutan tinggal di komplek. Mohon pemerintah meninjau Gunung Kebun Jambu segera, sebelum ada korban lebih banyak lagi,” ujarnya dengan nada penuh harap.

Hingga berita ini diterbitkan, warga mengaku belum melihat upaya konkret terkait penguatan struktur tebing maupun pengamanan kawasan rawan longsor. Tidak ada pengerjaan bronjong, drainase, ataupun penanganan teknis lain yang dapat memberi rasa aman bagi warga.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kota Sibolga, BPBD, dan instansi teknis untuk segera meninjau titik kritis di Gunung Kebun Jambu, melakukan kajian geologi cepat, memasang sistem peringatan dini, dan menetapkan langkah penyelamatan sebelum terlambat.

Kondisi lapangan saat ini masih berada pada status waspada, mengingat potensi longsor bisa terjadi kapan saja, terutama pada jam-jam hujan lebat. Warga berharap pemerintah tidak sekadar melakukan peninjauan, tetapi mengambil tindakan nyata dan menyeluruh agar tragedi serupa tidak kembali terulang,tutupnya.

(Hasanuddingulo)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin