Tapanuli Tengah —Kabarnusa24.com) Di tengah upaya penanganan banjir dan longsor yang melanda wilayah Daerah Pemilihan 4 (Dapil 4) Tapanuli Tengah, sejumlah warga menyampaikan klarifikasi tegas terhadap tudingan yang mempertanyakan kehadiran para anggota DPRD saat bencana terjadi.munggu.7/12/2025)
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa Deni Herman Hulu, Anggota DPRD Tapanuli Tengah dari Partai Gerindra, aktif turun langsung membantu masyarakat tanpa publikasi berlebihan. Ia memilih bekerja senyap, fokus pada aksi nyata dibandingkan pencitraan.
Warga yang menerima bantuan menyaksikan langsung bagaimana Deni Herman Hulu memanggul sendiri karung-karung beras dan mendistribusikannya ke rumah-rumah warga terdampak, terutama di Tapian Nauli dan sejumlah titik kritis lainnya di Dapil 4.
“Membantu itu bukan sekadar omon-omon. Di sini kami lihat langsung, bantuannya nyata dan bukan pencitraan.”
Kesaksian warga ini menegaskan bahwa tidak semua kerja kemanusiaan harus dipublikasikan ke media sosial. Banyak wakil rakyat yang bekerja dengan senyap namun berdampak besar bagi masyarakat yang terkena bencana.
Tokoh masyarakat Tapian Nauli juga menambahkan bahwa ketiadaan unggahan di media sosial tidak dapat menjadi ukuran kepedulian seorang pejabat.
“Kalau mau pencitraan, tentu bisa saja disebarkan ke media. Tetapi Pak Deni memilih fokus membantu masyarakat. Itu yang kami rasakan langsung.”
Pernyataan tersebut sekaligus membantah tudingan oknum yang menilai anggota DPRD tidak hadir hanya karena aktivitas kemanusiaan mereka tidak terlihat di ruang digital.
Di tengah kondisi darurat yang melanda sejumlah wilayah Tapteng, masyarakat Dapil 4 berharap seluruh pihak dapat menahan diri dari komentar yang tidak berdasar dan lebih mengedepankan solidaritas, kerja nyata, serta sinergi dalam membantu warga yang terdampak,tutupnya.
(Hasanuddingulo)







